Siapkan Kuliner Khas Bugis Makassar, Booth Pemkot Makassar Jadi Buruan di Apeksi XVII
Rombongan Pemkot Makassar menyajikan 200 lebih kue tradisional Bugis Makassar dalam rangkaian gelaran Apeksi ini.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
Booth seluas 6x6 meter ini menampilkan beragam hal menarik di dalamnya.
Misalnya penjelasan 24 program strategis Kota Makassar, program dan progress Makassar Low Carbon City (MLCC).
Ada juga berapa inovasi seperti Co’ mo, Dottoro’ta Makassar Home Care, bus listrik sekolah, ojol day, 5.000 lorong wisata, city farming dengan kecerdasan buatan.
Pj Sekda Makassar Firman Pagarra mengapresiasi antusias pengunjung.
Kata Firman, Tak hanya melihat, pengunjung pun rela merogoh kocek untuk membeli berbagai produk UMKM lorong wisata binaan inkubator center Dinas Koperasi dan UMKM Makassar.
Seperti sarung sutera, batik lontara, kopi ale, tas sutera dan jalangkote frozen.
Beberapa kepala daerah dari kota lain juga terlihat memadati booth Makassar.
Mereka yang datang di antaranya Wali Kota Surabaya sekaligus sebagai Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Eri Cahyadi didampingu langsung oleh Wali Kota Makassar, Rahmad Mas’ud.
Kunjungannya ini disambut langsung oleh Firman Hamid Pagarra yang memasangkan langsung Patonro sebagai simbol kehormatan dan penghargaan.
“Booth Kota Makassar ini selalu beda dan unik. Menghadirkan konsep terbaru Makassar Kota Makan Enak. Terimakasih partisipasinya,” puji Eri Cahyadi.
Pengunjung juga tak melewatkan untuk mencoba salah satu inovasi kota Makassar yakni kacamata VR Oculus.
Salah satu pengunjung mengungkapkan perasaan kagumnya hingga membeli beberapa produk salah satunya sarung sutera.
“Sebelum kesini saya memang sudah berencana mengunjungi booth Kota Makassar. Karena selalu menyuguhkan hal yang berbeda. Saking ramainya. Saya antri masuk. Booth yang penuh inovasi,” sebutnya. (*)
| Setelah Kurban, RT/RW Diminta Pastikan Makassar Tetap Bersih dan Bebas Bau |
|
|---|
| Kelurahan Batua Siapkan RW Percontohan, Fokus Sampah hingga Urban Farming |
|
|---|
| Saribanong Nenek 61 Tahun Pengepul Botol Plastik di 3 Kanal Timur Kota di Makassar |
|
|---|
| Cerita Pilu Ibu NJ: Lima Jam Cari Anak, Ditemukan Tewas di Rumah Kosong |
|
|---|
| RT/RW Parangloe Sukseskan Pelaksanaan Kurban, Bagi-bagi 1.210 Daging ke Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/boo-tth-44.jpg)