Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

1.227 Hektare Padi Rebah Akibat Cuaca Ekstrem di Bulukumba, Dinas Pertanian Usul Bantuan Bibit

Tanaman padi yang paling banyak terdampak banjir berada di Kecamatan Ujung Loe, Ujung Bulu. 

Tayang:
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Hasriyani Latif
Kolase Tribun Timur
Kolase tanaman padi rebah akibat cuaca ekstrem dan Kepala Dinas Pertanian Bulukumba, Tayeb Manangkasi. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Cuaca ekstrem tidak hanya merendam ratusan rumah di Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Namun juga berdampak pada tanaman pertanian masyarakat.

Data yang diperoleh TribunBulukumba.com dari Dinas Pertanian Bulukumba, Kamis (22/4/2024) menyebutkan banjir merusak tanaman padi warga.

"Ada 1.227 hektare padi rebah dan 79 hektare terendam air hujan," kata Kepala Dinas Pertanian Bulukumba, Tayeb Manangkasi.

Lokasinya tersebar di sejumlah kecamatan di Bulukumba.

Baca juga: BREAKING NEWS: Banjir Bulukumba Sulsel, 1 Dusun dan 3 Desa Terendam

Tanaman padi yang paling banyak terdampak banjir berada di Kecamatan Ujung Loe, Ujung Bulu. 

Sedang padi rebah di Kecamatan Gantarang dan Kecamatan Rilau Ale. 

Sisanya berada di kecamatan lain seperti Kecamatan Kindang, Kajang, Bulukumpa, Herlang, Bontibahari, dan Bontotiro.

Petani dipastikan merugi.

Hasil panen tidak terlalu maksimal karena padi rusak bahkan tak bisa dipanen.

Baca juga: Jelang Iduladha, Dinas Peternakan Bulukumba Sulsel Sebar Petugas Cek Kesehatan Hewan Kurban

Sebagai bentuk perhatian Dinas Pertanian Bulukumba yakni mengusulkan para petani terdampak agar mendapatkan bantuan bibit sebagai kompensasi atas dampak bencana alam tersebut.

Asulan itu akan diajukan ke Pemprov Sulsel.

Rencananya akan diberikan pada musim tanam berikutnya.

Karena itu, Tayeb meminta petugas lapangan pertanian untuk melakukan pendataan faktual masyarakat yang terdampak bencana alam.

Sekadar diketahui bahwa Kabupaten Bulukumba mampu memproduksi 140 ribu ton gabah setiap musim panen.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved