Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

270 Hari Pak Bahtiar di Sulsel

Bagi saya penjabat hanyalah orang yang diamanahkan untuk mengisi kekosongan dan mengawal RPJMD dengan baik.

Editor: Sudirman
Ist
Fadly Bakti syam, Direktur riset politik Kaukus Muda Sulawesi 

Fadly Bakti syam

Direktur riset politik Kaukus Muda Sulawesi

Saya sesungguhnya tak berharap banyak ketika 5 September 2023, Bahtiar Baharuddin dilantik menjadi penjabat di provinsi Sulawesi Selatan.

Bagi saya penjabat hanyalah orang yang diamanahkan untuk mengisi kekosongan dan mengawal RPJMD dengan baik.

Rerata penjabat tak memiliki akar yang kuat untuk mengkonsolidasi pemerintahan.

Bagi saya BB hanya diuntungkan oleh satu hal, di tubuhnya mengalir darah Bugis.

Sembilan bulan akhirnya berlalu, kemarin, 17Mei 2024, dirinya digeser ke Sulbar.

Saya tak mengenalnya secara personal, hanya lintasan cerita-cerita dari orang-orang yang bersentuhan dengan dirinya.

Juga dari media. Dan saya jujur saja, merasa kehilangan.

BB ternyata menyimpan jejak yang dalam di berbagai tempat.

Dia mengejutkan dengan Cavendish. Pisang premium yang kerap didatangkan dari Filipina atau Australia.

BB mendorong pengalihan lokasi produksi ke Sulsel dengan memanfaatkan lahan tidur.

Bagi sebagian orang itu lelucon. Tapi bagi saya itu out of the box.

Sebuah penyadaran bahwa pertanian harus di dorong ke batas industrialisasi yang ujung kesejahteraannya ada petani.

BB menggunakan pisang untuk meneror kesadaran kita bahwa petani juga bisa sejahtera, syaratnya pemerintah harus hadir dengan kaffah diprosesnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved