Erina Gudono Hamil Anak Pertama Saat Dikabarkan Maju di Pilkada Sleman, Pamer USG Bareng Kaesang
Kabar bahagia itu datang saat Erina Gudono disebut bakal diusung bertarung di Pilkada Sleman, DI Yogyakarta.
"Enggak ada, saya potong dulu, enggak," kata Kaesang kepada wartawan di Jakarta, Jumat (26/4/2024).
Selain itu, saat disinggung dirinya akan maju di Pilkada 2024.
Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini mengaku, masih menunggu dinamika politik di beberapa daerah.
Apalagi, kata dia, partainya dengan partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) baru saja merayakan kemenangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden-Wakil Presiden Terpilih Periode 2024-2029.
"Saya nanti tunggu, liat perkembangan dinamika politik di daerah dengan kita kemarin baru merayakan kemenangan Pak Prabowo dan Mas Gibran, ini sekarang waktunya kami untuk konsolidasi dengan partai-partai pengusung Pak Prabowo dan Mas Gibran," pungkasnya.
8 Bakal calon bupati Sleman
Delapan sosok bakal calon kepala daerah yang akan bertarung di Pilkada Sleman, DI Yogyakarta.
Menantu Presiden Jokowi, Erina Gudono adalah satu dari delapan orang yang digadang-gadang maju.
Erina Gudono akan berhadapan Lurah, Sekretaris Daerah (Sekda), mantan wakil bupati hingga petahana.
Istri Kaesang Pangarep putra bungsu Jokowi dikabarkan maju di Pilkada serentak pada November 2024 mendatang.
Sejauh ini, para Parta Politik tengah melakukan penjaringan bakal calon kepala daerah yang akan diusung.
Selain kader, Partai Politik juga membuka pendaftaran bagi seluruh warga yang merasa mmapu untuk bersaing memperebutkan kursi kepala daerah.
Pilkada Sleman, DI Yogyakarta saat ini sudah muncul sejumlah nama yang akan bertarung.
Para politisi, tokoh masyarakat, dan figur publik yang memiliki keinginan untuk memimpin kabupaten ini bersiap-siap untuk memasuki pertarungan sengit dalam memperebutkan kursi kepemimpinan.
Cek sejumlah nama yang muncul di bursa Pilkada Sleman 2024:
1. Sri Muslimatun
Sri Muslimatun bukanlah orang asing di kancah politik Kabupaten Sleman.
Dia adalah Wakil Bupati Sleman terpilih periode 2016-2021, mendampingi Sri Purnomo.
Ia juga sempat maju menjadi cabup Sleman dalam Pilkada Sleman 2020, menggandeng Amin Purnama.
Namun, suaranya kalah dengan pasangan Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa yang kini menjadi Bupati dan Wabup Sleman 2021-2026.
Terkini, Sri Muslimatun menjadi anggota DPRD DIY terpilih dari Partai Golkar daerah pemilihan (dapil) 5 dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 lalu.
Namanya mencuat sebagai kandidat calon Bupati Sleman 2024-2029 mendatang atas dukungan dari beberapa kelompok masyarakat.
Dukungan terhadap Sri Muslimatun salah satunya datang dari Jaringan Kyai Tahlil (JKT) Sleman Timur serta dari berbagai kalangan komunitas masyarakat yang ada di Sleman.
Ahmad Saptoro selaku Koordinator JKT Sleman Timur menginginkan figur pemimpin yang mampu merangkul serta meningkatkan kualitas masyarakat khususnya dikalangan pondok pesantren.
“Ke depannya kami menginginkan bupati Sleman yang bisa sinergi dengan NU, memelihara, menyemarakkan budaya, mengangkat derajat anak-anak yatim piatu sampai mandiri dan bekerja, sinergi dengan pondok-pondok pesantren, itu ada pada sosok ibu Hj Muslimatun, yang keibuan, intelektual dan memiliki jiwa kepemimpinan," katanya, Senin (18/3/2024).
Ahmad Saptoro menuturkan, pendidikan generasi muda dan masyarakat melalui pondok-pondok pesantren dan pusat studi keagamaan juga menjadi hal penting dalam menempatkan Sleman sebagai masyarakat yang agamis.
2. Erina Gudono
Konon kabarnya, nama Erina Gudono, menantu Presiden Joko Widodo muncul di bursa Pilkada Sleman 2024 karena aspirasi dari anak-anak muda.
Sosok Erina diinginkan oleh Gerindra untuk maju menjadi calon orang nomor satu di Sleman.
"Saat ini kami sedang mencari kader-kader yang memang asli Sleman untuk kita usulkan jadi calon bupati maupun wakil bupati. Dan yang menjadi salah satu target kami adalah Mas Danang dan Mba Erina, karena relatif masih muda," kata Sekretaris DPC Gerindra Sleman, M Arif Priyo Susanto, Sabtu (9/3/2024).
Arif menuturkan, Partai Gerindra ingin mengangkat sosok-sosok muda dalam kancah perpolitikan, baik di tingkat nasional ataupun di daerah.
"Seperti dalam pemilu pilpres, pada pemilu pilkada Sleman ini, harapan kami anak-anak muda Sleman juga bisa maju di kancah perpolitikan," jelasnya.
Partai besutan Prabowo Subianto ini selalu berupaya memberi ruang kepada anak muda untuk mengoptimalkan potensi diri di dunia politik.
"Keduanya, baik Mas Danang dan Mbak Erina sama-sama masih terbilang muda," katanya.
Menurutnya, sosok Erina Gudono sangat layak diusulkan maju di Pilkada Sleman.
Sebab, selain merupakan warga asli Sleman, Erina Gudono juga merupakan sosok perempuan berprestasi.
Erina Gudono memiliki rekam jejak pendidikan yang mentereng. Apalagi, mendiang sang ayah adalah Guru Besar Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Prof. Dr. Mohammad Gudono, MBA.
Mantan Diajeng Kabupaten Sleman ini juga pernah menjadi finalis Puteri Indonesia 2022 mewakili DI Yogyakarta. Erina juga mempunyai sederet prestasi akademik semasa kuliah.
"Kalau Mba Erina kita semua sudah tahu, beliau sangat layak secara kualitas. Selain muda, juga berprestasi, jadi memenuhi syarat lah,"ucapnya.
3. Danang Wicaksana Sulistya
Tidak berbeda dengan Sri Muslimatun, pria yang akrab disingkat DWS itu juga bukan nama baru di kancah politik Bumi Sembada.
Bersama dengan Agus Choliq, dia maju menjadi cabup dan cawabup di Pilkada Sleman 2020, diusung koalisi tiga partai, yakni Gerindra, PKB dan PPP.
Namun, pasangan tersebut kalah suara dengan Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa.
Sebelumnya, DWS juga pernah mengikuti kontestasi Pilkada Sleman 2015.
Berpasangan dengan Yuni Setia Rahayu, saat itu ia maju sebagai calon wakil bupati.
Namun, paslon yang diusung PDIP dan Partai Gerindra itu kalah dari pasangan Sri Purnomo-Sri Muslimatun.
Sekretaris DPC Gerindra Sleman, M Arif Priyo Susanto, menuturkan, Danang Wicaksana Sulistya atau yang akrab disapa DWS sudah berpengalaman, karena pernah bertarung dalam kontestasi Pilkada Sleman 2020 lalu.
Selain itu, DWS sebagai Wakil Ketua Tim Pemenangan Paslon 02 di DIY juga berhasil memenangkan perolehan suara Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul di DIY dalam Pilpres 2024.
"Jadi peluang Mas Danang untuk maju di Pilkada Sleman 2024 masih besar. Modal kami yang kemarin, tentu akan menjadi bahan evaluasi dan bahan kami untuk mencapai target kami ke depa," pungkasnya.
4. Harda Kiswaya
Harda Kiswaya menyatakan siap maju sebagai orang nomor satu di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Pilkada mendatang.
Hal itu disampaikan oleh Harda saat pidato pelepasan purna tugas dirinya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman di Pendopo Parasamya, Sleman, Rabu (31/1/2024).
"Mohon izin kalau nanti yang saya sampaikan tidak pas, saya mohon dukungan, mohon doanya saya akan maju di perhelatan Pilkada 2024," ujarnya disambut tepuk tangan dan teriakan dukungan dari ratusan warga yang memadati pendopo itu.
Harda mengatakan, niatannya maju sebagai orang nomor satu di Sleman karena masih ada beberapa hal yang dia nilai belum berjalan maksimal.
"Karena saya masih apa ya, melihat banyak kekurangan pelayanan kami pada masyarakat, yang saat saya jadi sekda belum bisa maksimal. Pingin maksimal harus jadi orang nomor satu," tegasnya.
Ia mengaku akan menggandeng seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama memberikan yang terbaik untuk Bumi Sembada ke depannya.
"Saya niati, saya ingin jadi Sleman 1 pengin ngajak bapak ibu seluruh komponen masyarakat untuk mencari kebaikan. Saya ingin kebaikan, saat ajal kita tiba, saat menghadap Tuhan ada bekal kebaikan," urainya.
5. Saparjo
Lurah Banyurejo, Saparjo ST menyatakan siap maju dalam kontestasi lima tahunan tersebut.
Pertimbangannya ingin bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat luas.
"(Alasan maju Pilkada) Ingin bermanfaat untuk masyarakat yang lebih luas. Supaya Sleman semakin maju dan makmur rakyatnya," kata Saparjo, dihubungi Tribun Jogja, Jumat (19/4/2024).
Saparjo serius ingin maju. Sejauh ini, sejumlah baliho bergambar lurah Banyurejo tersebut telah terpasang di beberapa ruas jalan di Kabupaten Sleman.
Pantauan Tribun Jogja, satu di antara baliho bergambar Saparjo terpampang di seputar Mlati, Seyegan hingga Tempel.
Terlihat, gambar Saparjo mengenakan kopiah hitam, berpakaian jasa hitam dan berdasi warna merah. Ia sedang mengapitkan kedua tangannya.
Baliho yang dipasang di pinggir jalan tersebut bertuliskan "Untuk Sleman 2024-2029 Semakin Maju".
Menurut dia, dirinya ingin maju Pilkada Sleman melaju jalur Partai Politik (parpol) bukan perseorangan.
Oleh sebab itu, selain baliho, dirinya juga mengaku mulai menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik untuk melakukan penjajakan.
Namun komunikasi yang dibangun saat ini masih cair dan sangat dinamis. Belum ada yang mengerucut kepada partai tertentu.
"Masih digodok sama team. Pangapunten belum ada yang mengerucut. Terus diupayakan," kata dia.
6. M Lisman Pujakusuma
Kader muda dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), M Lisman Pujakusuma juga diberikan dukungan untuk maju jadi Sleman 1 di Pilkada Sleman 2024.
Sejumlah anak muda Sleman yang tergabung dalam Relawan Bolone Mas Lisman telah menyatakan dukungan kepada politikus muda ini agar maju di Pilkada Sleman 2024.
Ketua Relawan Bolone Mas Lisman, Basuki Sutrisno, mengatakan Kabupaten Sleman membutuhkan pemimpin yang konkret berpihak terhadap generasi muda.
Lisman Puja Kusuma dinilai layak dan bisa memperjuangan aspirasi generasi milenial dan Gen-Z di Sleman.
"Kami melihat, Mas Puja pantas maju dalam kontestasi Pilkada Sleman 2024. Beliau merupakan pemimpin muda yang kreatif dan berprestasi. Paham dengan apa yang dibutuhkan generasi muda, khususnya warga Sleman," kata Basuki, Jumat (1/3/2024).
Sementara itu, politisi yang akrab disapa Mas Puja ini mengucapkan terima kasih atas dukungan sejumlah relawan kepadanya.
Meski demikian, ia mengaku belum mendapatkan tugas secara resmi dari Partai Gerindra.
Namun, jika dirinya ditugaskan partainya untuk maju dalam kontestasi Pilkada Sleman 2024, dirinya sebagai kader mengaku siap.
"Saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi dukungan dari para relawan.
Saat ini memang belum ada perintah dari partai, namun jika memang saya diberi amanah oleh partai, tentu saya siap 100 persen," kata Puja.
Sebelumnya, dalam perhitungan suara internal yang dilakukan DPD Gerindra DIY, Mas Puja, berhasil memimpin perolehan suara bagi calon legislatif Partai Gerindra di Daerah Pemilihan DIY 6 Sleman Utara.
Meski baru pertama mengikuti pemilihan legislatif, perolehan suaranya jauh melampaui calon legislatif lainnya.
Puja mendapat kepercayaan dari warga Sleman Utara, meliputi kecamatan Turi, Tempel, Sleman, Pakem, Ngaglik, Ngemplak, Kalasan, dan Prambanan.
7. Kustini Sri Purnomo
Sebagai Bupati Sleman 2021-2026, Kustini Sri Purnomo masih menjadi prioritas sejumlah partai untuk diusung kembali di Pilkada Sleman 2024.
Partai Amanat Nasional (PAN) sejauh ini masih prioritas untuk mengusung Kustini Sri Purnomo (KSP).
Sekretaris DPD PAN Sleman, Inoki Azmi Purnomo mengatakan, pertimbangan partainya memprioritaskan mengusung Kustini karena ketika menjabat sebagai Bupati Sleman dinilai mampu melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik.
"Kami menilai Bu KSP selama menjabat dapat melaksanakan tugas dengan baik, juga aktif bertemu masyarakat dan menindaklanjuti aspirasi," kata Inoki.
8. Danang Maharsa
Tidak berbeda jauh dengan Kustini, nama Danang Maharsa juga masih menjadi prioritas untuk diusung kembali di Pilkada Sleman 2024.
Danang adalah wakil Kustini di pemerintahan periode 2021-2026.
Ketua DPC PDIP Sleman, Koeswanto mengatakan, berdasarkan hasil rapat di tingkat DIY partainya memprioritaskan mengusung kader internal di gelaran Pilkada 2024.
Adapun di tingkat DPC, nama Danang Maharsa, kader yang kini duduk sebagai Wakil Bupati Sleman juga telah dipanggil.
Menurut Koeswanto, pihaknya telah menanyakan ke Danang, siap maju sebagai calon Bupati atau Wakil Bupati.
"Jika Sleman 1 strateginya seperti apa. Persiapannya bagaimana. Termasuk anggarannya seperti apa. Semua dituangkan tertulis agar bisa saya laporkan ke DPD.
Saat itu, Danang meminta waktu untuk berembug dengan keluarga," kata Koeswanto, Sabtu (20/4/2024).
DPC PDIP Sleman dalam waktu dekat juga akan kembali menggelar rapat untuk meminta jawaban Danang.
Di samping juga sebagai persiapan membuka penjaringan bakal calon yang direncanakan pekan depan untuk memberi kesempatan bagi kader internal maupun eksternal.
Artikel ini Tayang di Tribun Jogja / Tribun-Medan.com
Daftar Ketua DPD PKS se-Sulsel, Ahmad Akbar, Ketua Pinrang Seumuran Kaesang Pangarep |
![]() |
---|
Profil Kaesang Pangarep Putra Jokowi Terpilih Pimpin PSI, Raih 65,28 Persen Suara |
![]() |
---|
PSI Sulsel Ogah Alih Dukungan ke Bro Ron dan Agus, Kaesang Pangarep Dinilai Paling Siap |
![]() |
---|
Kaesang Pastikan Jokowi Tak Maju di PSI, Peluang Besar Kembali Jadi Ketua Umum |
![]() |
---|
Profil Agus Mulyono Herlambang Lawan Kaesang Pangarep Pemilihan Ketua PSI, Eks Ketua PB PMII |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.