Banjir Bandang Enrekang
Mapolres Enrekang Terendam Banjir Bandang, Bagaimana para Nasib Tahanan di Sel?
"Tidak ada (tahanan jadi korban banjir," kata AKBP Dedi Surya Darma kepada Tribun-Timur, Minggu (28/4/2024) sore.
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kapolres Enrekang, AKBP Dedi Surya Darma, memastikan tidak ada tahanan yang menjadi korban dalam bencana banjir bandang yang melanda wilayah Kota Enrekang, termasuk markas kepolisian.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons terhadap kekhawatiran terkait keselamatan para tahanan di tengah kondisi darurat akibat banjir.
"Tidak ada (tahanan jadi korban banjir," kata AKBP Dedi Surya Darma kepada Tribun-Timur, Minggu (28/4/2024) sore.
Menurut Kapolres, seluruh tahanan yang berada dalam tahanan Polres Enrekang dan tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam banjir bandang, Sabtu (27/4/2024) malam kemarin.
Hanya saja, amukan banjir yang melanda wilayah tersebut, membuat Markas Polres Enrekang tidak luput dari dampak bencana.
Dengan air yang membanjiri area markas setinggi selutut orang dewasa.
"Alat elektronik, kayak komputer, kulkas, dispenser, semuanya pada ngapung karena kena air. Itu karena air bah, jadi begitu lewat satu jam hilang. Banjirnya tidak lama cuma satu jam," ungkapnya.
Jajaran polisi telah memulai upaya membersihkan dan mengevakuasi berkas serta alat elektronik yang masih bisa digunakan sejak pagi tadi.
Dengan hampir semua berkas dan alat elektronik terendam air, tindakan cepat ini bertujuan untuk meminimalkan kerugian dan memulihkan fungsi operasional polres secepat mungkin.
Sementara itu, para personel kepolisian tetap menjalankan tugas kemanusiaan mereka dengan membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Arus Lalin Jl Trans Sulawesi Masih Macet
Kapolres Enrekang, AKBP Dedi Surya Darma, membenarkan arus lalu lintas (Lalin) di Jalan Trans Sulawesi masih terpantau macet, Minggu (28/4/2024) hingga sore ini.
Kemacetan arus lalin akibat tanah amblas di wilayah Kulinjang, Desa Tuara, Kecamatan Enrekang, Sabtu (27/4/2024) malam.
Akibatnya, seluruh kendaraan yang datang dari arah Toraja dan Makassar saat ini terjebak kemacetan parah sepanjang sekitar 5 kilometer (KM).
Kebijakan ini diterapkan oleh Polantas Polres Enrekang dengan menerapkan sistem satu arah lalu lintas di ruas jalan tersebut.
| Potret Kapolres Enrekang Atur Lalu Lintas di Tengah Banjir |
|
|---|
| Ratusan Kendaraan Terjebak Macet di Jalan Poros Sidrap-Enrekang-Toraja Selama 5 Jam Gegara Banjir |
|
|---|
| 2 Kecamatan di Enrekang Sulsel Terendam Banjir Imbas Hujan Deras |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Lagi, Banjir Bandang Terjang Enrekang Sulsel, Jalan Poros ke Pinrang Terputus Total |
|
|---|
| Mapolres Enrekang Jadi Amukan Banjir Bandang: Berkas dan Alat Elektronik Ikut Terendam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/banda-ngg-q111.jpg)