Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kronologi Pertemuan Prabowo dan Kapolri di Rumah Petinggi Gerindra, 2 Jam di Ruang Khusus

Pertemuan Prabowo dan Listyo Sigit berlangsung di rumah dinas petinggi Partai Gerindra.

Editor: Ansar
Kompas.com
Capres terpilih Prabowo Subianto didampingi Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad seusai bertemu Kapolri Jendrral Listyo Sigit Prabowo, Kamis (11/4/2024). Pertemuan itu dibalut silaturahmi idulfitri. 

Sebut saja, Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta dan Fahri Hamzah, serta politikus Partai Golkar Nusron Wahid.

Pengamat politik Ujang Komaruddin menilai langkah Ketua Umum Partai Gerindra dan presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto yang melakukan kunjungan ke sejumlah tokoh di hari kedua lebaran merupakan bentuk dari gestur merangkul dan saling menghormati.

Menurut Ujang, kunjungan Prabowo ke para kerabatnya itu menunjukkan kualitas kenegarawanannya karena sikap ini dapat menjadi teladan bagi masyarakat.

“Nah, ketika momentum Idul Fitri saat ini, Pak Prabowo ketika ketemu dengan ketum-ketum partai menunjukkan seorang pemimpin yang menunjukkan kelasnya," ucapnya.

"Artinya, sangat menghormati ketum-ketum partai itu, bahkan juga mengajak memimpin bangsa,” imbuh Ujang, Jumat (12/4/2024).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo didampingi Sufmi Dasco Ahmad
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo didampingi Sufmi Dasco Ahmad seusai ngobrol dengan Prabowo Subianto. (kompas.com)

Seperti diketahui, pada momen lebaran hari kedua ini, selain kembali bersilaturahmi mengunjungi Presiden RI Joko Widodo santap sarapan pagi bersama, Prabowo juga menyambangi beberapa kediaman beberapa kerabatnya.

Seperti Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie, Menteri Perdagangan dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan, Menko Perekonomian dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dan Wakil Ketua DPR dan Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

Ujang mengatakan sikap Prabowo ini konsisten dengan apa yang ditunjukkannya selama ini, khususnya saat kontestasi pemilu, di mana Prabowo beberapa kali mengatakan akan merangkul semua pihak untuk sama-sama membangun bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik.

“Pak Prabowo presiden terpilih Republik Indonesia ke-8, itu menunjukkan gesture sikap yang memiliki egaliter artinya kesamaan dan saling menghormati satu sama lain, tidak pernah menyerang lawan politiknya dan lebih banyak menunjukkan sikap patriotisme kenegarawanan. Prabowo mendapatkan tempat di hati masyarakat,” lanjut Ujang.

Menurut Ujang, dengan sikap Prabowo yang konsisten merangkul ini Indonesia memiliki kesempatan besar untuk lebih maju.

“Saya meyakini, sikap Prabowo tersebut penting. Dengan prinsip kesamaan dan prinsip saling menghormati serta menjaga kesatuan dan persatuan dan bekerja bersama-sama.

Saya juga melihat bangsa Indonesia bisa lebih maju di bawah kepemimpinan Prabowo,” tutur Ujang.

Tak Butuh Oposisi

Pemerintah selanjutnya yang dipimpin Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih diinginkan tanpa oposisi.

Hasrat atau keinginan pemerintahan Prabowo-Gibran tanpa oposisi ini diutarakan elit Partai Golkar.

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved