Munas Golkar 2024
Munas Golkar, Nurdin Halid: Golkar Terbuka untuk Presiden Jokowi
Wakil Ketua Umum Partai Golkar HAM Nurdin Halid menyatakan Partai Golkar terbuka untuk Presiden Jokowi pada pertarungan Munas Golkar 2024.
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wakil Ketua Umum Partai Golkar AM Nurdin Halid merespon wacana Presiden Joko Widodo atau Jokowi bergabung sebagai kader beringin rindang.
Menurutnya, hal itu kabar bagus, namun perlu perlu menjalani proses sebagai kader.
Terlebih Jokowi harus hengkang dari PDIP di bawah kepemimpinan Megawati Soekarnoputri sebagai kader.
Nurdin Halid juga menanggapi isu Jokowi bersaing langsung menjadi Ketum Golkar tanpa mengikuti aturan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
Hal ini oleh Nurdin Halid dianggap sebagai mustahil. Diketahui, Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar dijadwalkan digelar pada Desember 2024
"Menurut saya hal yang bagus tapi tunggu dulu. Beliau ingin bergabung dengan Golkar dengan tangan terbuka sangat menerima karena beliau sangat dekat dengan Golkar," ucap Nurdin Halid di kediamannya, Jl Mapala, Makassar, Selasa (2/4/2024) malam.
Baca juga: BREAKING NEWS: Nurdin Halid tak Maju Pilgub Sulsel 2024
Nurdin Halid menegaskan bahwa Golkar siap untuk menerima Presiden Jokowi dengan tangan terbuka.
Baca juga: Usai Direstui Nurdin Halid, Andi Seto Asapa Nyatakan Siap Maju Pilwalkot Makassar 2024
Meskipun demikian, Jokowi perlu menunggu proses yang tepat serta menghormati keputusan dan prosedur dalam partai.
Dalam konteks kedekatan Jokowi dengan Golkar, Nurdin Halid menyatakan hubungan yang baik antara keduanya telah terjalin dengan baik selama ini.
Hal ini menunjukkan kemungkinan kolaborasi antara Jokowi dan Golkar memiliki potensi untuk memberikan manfaat yang besar bagi kedua belah pihak.
Sebelumnya juga, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung menanggapi soal isu Presiden Jokowi ingin bergabung ke partainya.
Namun, hingga saat ini diketahui bahwa Jokowi masih tercatat sebagai kader dari PDIP.
Dikutip dari Tribunnews, Doli menuturkan bahwa pihaknya masih menunggu sikap dari PDIP dan Presiden Jokowi.
Ia menantikan keputusan Jokowi untuk menyatakan keluar dari PDIP jika ingin bergabung dengan Golkar.
Hal itu disampaikan Doli saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/3/2024).
| Mayoritas Kader Inginkan Airlangga Tetap Jadi Ketua Umum Golkar |
|
|---|
| Jokowi Bisa Jadi Ketua Umum Golkar? Pengamat Sebut AD/ART Partai Beringin Terancam Diacak-acak |
|
|---|
| Sosok dan Kekayaan Calon Ketua Golkar Penantang Airlangga di Munas, Pimpinan MPR dan Menteri Jokowi |
|
|---|
| Rekam Jejak Bambang Soesatyo alias Bamsoet Penantang Airlangga di Munas Golkar 2024, Persiapan Ketua |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Munas-Golkar-2024.jpg)