Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Perbaikan Jalan

2 Kali Dikerja Belum Beres, Warga Minta Pemerintah Serius Perbaiki Poros Malino-Sinjai-Bulukumba

Padahal jika jalanan itu rampung maka jarak waktu tempuh dari Kabupaten Bulukumba ke Kota Makassar via Malino bisa tiga jam.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SAMSUL BAHRI
Kondisi jalan poros provinsi di Desa Barambang, Kecamatan Sinjai Borong yang menghubungkan ke Palampang Bulukumba, Sulawesi Selatan, Selasa (26/3/2024). 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, PALEMPENG - Jalan poros provinsi dari Palampeng, Kecamatan Rilau Ale, Bulukumba ke Sinjai Borong-Ambi dalam kondisinya sangat memperihatinkan.

Jalan poros tersebut menghubungkan tiga kabupaten, yakni Kabupaten Bulukumba, Sinjai, dan Malino Kabupaten Gowa.

Akses ini dilalui pemudik dari Makassar tujuan Sinjai dan Bulukumba.

Namun kondisi terkini jalanan tersebut tak bisa dilalui dengan mulus.

Pantauan Tribun-Timur.com, Selasa (26/3/2024), daerah yang paling parah berada di Desa Barambang, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai.

Sedang di poros Palampang Balimbing, Desa Bontolohe, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba jalan sempit.

Kondisi jalan poros tersebut berbeda dengan jalan provinsi lainnya.

"Kita berharap pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan segera serius bangun jalan itu," kata warga Rilau Ale, Andi Awal Coheng.

Ia menyebut jika jalanan itu rampung maka jarak waktu tempuh dari Kabupaten Bulukumba ke Kota Makassar via Malino bisa tiga jam.

Khusus masyarakat Kecamatan Rilau Ale, Bulukumpa, Kajang dan Ujung Loe.

Sebab tidak mesti melewati Kabupaten Jeneponto ke Kota Makassar yang jaraknya cukup panjang.

Belum lagi kalau macet waktu tempuh bisa sampai empat jam atau lima jam.

Jalan poros Malino-Ambi Sinjai Barat ke Sinjai Borong-Palempeng, Bulukumba mulai dibangun sebagian saat M Nurdin Abdullah masih menjabat gubernur tahun 2020.

Baca juga: Jelang Mudik, Jalan Poros Palopo-Toraja Akhirnya Diperbaiki

Kemudian pembangunan dilanjutkan lagi tahun 2023 di masa Andi Sudirman Sulaiman sebagai gubernur Sulsel.

Namun jalan yang diperbaiki belum rampung hingga saat ini.

Jalanan lumpur dan tanah liat serta bebatuan membuat kendaraan mini bus tak bisa melintas di Desa Barambang.

Ada sekitar tiga kilometer jalan yang sulit dilalui kendaraan mini bus jika hujan turun di daerah itu. 

Belum ada penjelasan dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Selatan terkait terhentinya pembangunan jalan tersebut.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved