Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

RS Vertikal Makassa

Dinas BMBK Bakal Kebut Pembangunan Jalan ke RS OJK di CPI, Target Juli 2024 Rampung

Ruas jalan CPI akan menghubungkan akses ke RS UPT Vertikal Otak, Jantung, Kanker (OJK) Makassar.

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/FAQIH IMTIYAAZ
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Astina Abbas. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Proyek pengerjaan jalan Center Point of Indonesia (CPI) bakal dikerjakan tahun ini.

Ruas jalan CPI akan menghubungkan akses ke RS UPT Vertikal Otak, Jantung, Kanker (OJK) Makassar.

Rumah sakit ini merupakan proyek nasional yang dibangun Kementerian Kesehatan.

Targetnya RS Vertikal Makassar bisa selesai tahun 2024.

Menyusul pembangunan RS Vertikal, akses jalan juga harus mumpuni.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel Astina Abbas optimistis akses jalan ini bisa selesai sebelum RS Vertikal diresmikan.

Baca juga: Peletakan Batu Pertama Pembangunan RS OJK di CPI, Pemprov Sulsel Hibahkan Lahan 60 ribu m2 di CPI

Pasalnya akses jalan yang harus diperbaiki hanya sekitar 1 Km.

“Kalau jalan CPI sekarang masih berproses di LPSE,” ujar Astina Abbas, Kamis (21/3/2024).

“Itu bisa selesai dengan cepat karena panjang jalannya hanya satu kilo(meter) saja,” ujarnya.

Targetnya ruas jalan ini mampu selesai Juli 2024.

Untuk diketahui, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau progres pembangunan RS OJK awal 2024.

Saat itu, Budi Gunadi bersama Pj Gubernur Bahtiar keliling melihat pembangunan.

Budi Gunadi Sadikin mengaku pembangunan RS Khusus ini berjalan sesuai target.

"Progresnya 60 sampai 70 persen, harapannya Juni pak Gubernur masih disini kita resmikan sama-sama," kata Budi Gunadi.

Informasi dihimpun pembangunan sudah mencapai 68 persen.

Menkes RI menyebut RS ini bakal menjadi hub kesehatan di Indonesia Timur.

Jadi pasien dari Maluku hingga Papua bisa dirujuk ke Makassar.

Baca juga: Habiskan Rp 2 Triliun, Pembangunan Fisik dan Alkes RS OJK di CPI Ditargetkan Selesai Tahun 2024

"Itu akan jadi super Hub yang sakit parah di Maluku, Papua yang tidak bisa tertangani di sana dibawa ke Makassar," lanjutnya.

Diketahui, RS ini memakan biaya pembangunan senilai Rp2 triliun.

Rinciannya, sebesar Rp1,4 triliun untuk pembangunan fisik.

Ada tiga tower utama dengan ketinggian 12 lantai.

Kemudian Rp600 miliar untuk alat kesehatannya.

Rumah sakit ini terletak di Centre Point of Indonesia (CPI) Makassar di atas lahan seluas 6,2 hektare.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved