Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemilu 2024

Siapa Isyana Bagoes Oka? Kader PSI Lolos ke Senayan Jika Partai Kaesang Pangarep Capai PT 4 Persen

Namun kepastian Isyana Bagoes lolos harus menunggu suara secara nasional untuk mendapatkan kuota Parlemen Treshold 4 persen.

Editor: Sudirman
Ist
Isyana Bagoes Oka. Isyana Bagoes Oka berpeluang lolos ke Senayan jika PSI memenuhi syarat 4 persen. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kader PSI Isyana Bagoes Oka berpeluang lolos ke Senayan.

Isyana Bagoes Oka bertarung di daerah pemilihan (dapil) Banten III.

Dapil Banten III meliputi Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan.

PSI meraih 203.079 suara di Banten III.

Namun kepastian Isyana Bagoes lolos harus menunggu suara secara nasional untuk mendapatkan kuota Parlemen Treshold 4 persen.

Baca juga: Rencana Baru PSI untuk Jokowi, PKS Tolak Keras dan Sebut Perusak Demokrasi

Jatah kursi untuk Provinsi Banten di DPR yakni 24 kursi dan untuk Dapil Banten III yakni 10 kursi.

Berdasarkan pleno KPU Daerah, 10 nama yang mengisi jatah 10 kursi DPR RI untuk Dapil Banten III, kini sudah diketahui.

Rinciannya, Partai Golkar memperoleh dua kursi.

Sementara itu, PKS, PKB, Gerindra, Demokrat, NasDem dan PAN masing-masing memperoleh 1 kursi.

Kemudian, PDIP seharusnya bisa mendapatkan dua kursi. 

Namun, partai berlogo banteng itu harus menunggu perolehan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terlebih dahulu.

Lantaran, partai yang dipimpin oleh putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni Kaesang Pangarep itu masih menunggu total perolehan suara secara nasional untuk mendapatkan kuota Parlemen Treshold 4 persen.

Apabila nantinya PSI lolos, maka PDIP hanya mendapatkan satu kursi saja.

Lantas, siapa sajakah nama caleg DPR RI Dapil Banten III yang berhasil lolos ke Senayan tersebut?

Perolehan Suara Partai Politik Beserta Nama Caleg yang Lolos

Golkar: 639.064 suara (Airin Rachmi Diany dan Andi Achmad Dara)

PDIP: 535.004 suara (Rano Karno dan Marinus Dea)

PKS: 419.898 suara (Habib Idrus Salim Al-Jufri)

Baca juga: Sama-sama Tak Punya Caleg di Pemilu 2024: PSI Raup 141 Suara, PKN 123, Garuda 0 di Maros

Gerindra: 364.440 suara (Sufmi Dasco Ahmad)

PKB: 286.556 suara (Rano Alfath)

PAN: 267.138 suara (Okta Kumala Dewi)

Demokrat: 237.876 suara (Zulfikar Hamonangan)

Nasdem - 231.754 suara (Wahidin Halim)

PSI: 203.079 suara (Isyana Bagoes Oka - menunggu suara secara nasional untuk mendapatkan kuota Parlemen Treshold 4 persen)

Siapa Isyana Bagoes Oka

Isyana Bagoes Oka merupakan politisi dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Isyana Bagoes Oka lahir pada 13 September 1980.

Sebelum terjun ke dunia politisi, Isyana Bagoes Oka merupakan seorang presenten berita televisi.

Meski namanya kental dengan Bali, Isyana tak pernah tinggal di pulau Dewata tersebut.

Namun darah Bali memang mengalir padanya.

Isyana Bagoes Oka menyudahi kariernya sebagai pembawa acara televisi yang ditandai dirinya bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Keluarga Isyana Bagoes Oka bukanlah orang sembarangan.

Sang nenek, Gedong Bagoes Oka pernah menjadi foto untuk prangko PT Pos Indonesia.

Prangko tersebut diterbitkan untuk menghormati jasa-jasa Gedong mendedikasikan hidup berjuang untuk nilai-nilai toleransi, kerukunan umat beragama, dan mempromosikan kebhinekaan.

Dari sang nenek pulalah Isyana mendapat bakat berpolitik.

Semasa hidupnya, salah satu jabatan yang pernah diemban Gedong adalah anggota MPR dari unsur utusan golongan.

Isyana tak hanya mengikuti jejak nenek yang terjun ke politik.

Kehidupan pribadi Isyana juga mirip orangtuanya yang menikah dengan pasangan beda agama.

Ia fasih bicara soal keberagaman karena dirinya sendiri hidup dalam kebhinekaan.

Isyana kayaknya memang bukan yang tiba-tiba banting stir dari jurnalis menjadi politisi.

Karena faktanya di PSI Isyana tercatat sebagai salah satu pendiri.

Pendidikan Isyana

Pendidikan terakhir yang ditempuh juga mempersiapkan Isyana sebagai politisi.

Setelah lulus SMA, Isyana menimba ilmu di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia.

Jurusan yang diambil Isyana Bagoes Oka kala itu adalah Hubungan Internasional.

Baru setelah lulus kuliah pada 2003, Isyana memulai kariernya di bidang jurnalistik sebagai reporter di Trans TV.

Isyana sempat bingung saat hendak memutuskan menjadi jurnalis.

Sebab Isyana masih memiliki kontrak iklan dengan sebuah produk.

Sedangkan sebagai jurnalis memang harus independen, sehingga Trans TV menuntut Isyana untuk memutus kontrak model iklannya.

Keputusan Isyana memilih jurnalistik ketimbang modelling akhirnya terbayar saat ia dipercaya sebagai presenter di Trans 7.

Setelah itu, Isyana sempat dua kali pindah ke RCTI dan MetroTV.

Selama menjadi presenter, Isyana pernah mewawancarai nama-nama besar.

Di antaranya Presiden Amerika Serikat George W. Bush dan Menlu AS Hillary Clinton.

Isyana juga meng-interview bintang sepakbola seperti Cesc Fabregas, Robbie Fowler, Pep Guardiola, John Barnes, dan Allesandro Costacurta.

Bahkan Isyana harus mendemonstrasikan kemampuannya berbahasa Prancis dan Spanyol saat mewawancarai pesepakbola Robert Pires dan Javier Janetti.

Sebelum bekerja sebagai presenter dan terkenal, nama Isyana sebetulnya sudah muncul di media massa jauh sebelum itu.

Pada 2000, Isyana berhasil meraih juara Favorit Pembaca Wajah Femina.

Jurnalisme telah membawanya ke dalam berbagai momentum penting nasional dan internasional.

Beberapa yang selalu membuatnya haru adalah liputan tentang Tsunami Aceh dan Bom Bali II.

Tidak hanya tokoh nasional, sejumlah tokoh internasional juga telah diwawancarainya seperti George W. Bush dan Hillary Clinton.  

Sarjana Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia ini juga berkesempatan meliput pemilihan presiden Amerika Serikat yang membawa Barack Obama ke kursi presiden tahun 2008 lalu.

Selain tokoh-tokoh politik, Isyana juga berkesempatan untuk melakukan wawancara dengan bintang-bintang di dunia sepakbola seperti Cesc Fabregas, Pep Guardiola, Robbie Fowler, Javier Zanetti dll.

Melalui sebuah surat terbuka berjudul “Segmen Terakhir dalam Rundown” Isyana pamit dari dunia jurnalistik dan resmi bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai Ketua.

PSI menurutnya mampu menampilkan wajah politik yang tadinya terlihat rumit, menjadi sederhana dan bersahabat.

Profil:

Nama Lengkap : Isyana Bagoes Oka

Lahir : 13 September 1980, Jakarta, Indonesia

Pendidikan : Fakultas Hubungan Internasional (HI) Universitas Indonesia

Karir : pembawa acara televisi, jurnalis, politisi

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved