Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ramadhan 2024

Warga Panik, Ruangan Penyimpanan Keset Kaki Masjid Al-Munawwir Pinrang Terbakar

Masjid Al-Munawwir berlokasi di Jalan Jend. Sudirman, Kecamatan Watang Sawitto. 

Tayang:
Penulis: Nining Angraeni | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM
Ruangan penyimpanan keset kaki di Masjid Al Munawwir Pinrang terbakar, Selasa (12/3/2024).  

TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG -  Warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, dihebohkan dengan kepulan asap yang muncul dari Masjid Al-Munawwir Pinrang, Selasa (12/3/2024). 

Masjid Al-Munawwir berlokasi di Jalan Jend. Sudirman, Kecamatan Watang Sawitto. 

Warga sekitar yang berada di jalan dan sekitar mesjid tampak panik. 

Hal itu terlihat dari video yang tersebar di grup whatsapp dan Facebook. 

Salah satu warga tampak melakukan siaran langsung di Facebook saat terjadi kebakaran tersebut. 

Dalam video siaran langsung tersebut, kepulan asap sudah membumbung tinggi. 

"Terjadi kebakaran di Masjid Al Munawwir Pinrang. Sementara sudah dihubungi pemadaman. Lagi berzikir kita, lagi mengaji," kata laki-laki dalam video tersebut. 

Tidak lama, dalam video itu juga tampak pemadaman kebakaran tiba di lokasi.

Petugas langsung sigap menangani kebakaran tersebut. 

Kalaksa BPBD Pinrang DR Rhommy Manule mengatakan kebakaran terjadi di salah satu ruangan di samping tempat wudhu laki-laki.

"Iya, betul ada kebakaran. Itu di salah satu ruangan di samping tempat wudhu laki-laki. Isi ruangan itu ada tumpukan keset kaki karet warna hitam," kata Rhommy kepada Tribun-Timur.com, Selasa (12/3/2024). 

Saat ditanya, apakah kebakaran disebabkan adanya puntung rokok atau lainnya, Rhommy mengaku belum bisa memastikan hal tersebut. 

"Belum diketahui pasti karena apa. Karena api langsung membesar karena membakar tumpukan karpet keset karet hitam yang tersimpan di ruangan tersebut," ujarnya. 

Beruntungnya api berhasil dipadamkan sebelum menyebar ke seluruh ruangan. 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. 

Namun, beberapa karpet karet keset hitam sudah hancur dan tidak bisa digunakan lagi. 

"Kondisi terkini saat ini api sudah berhasil dipadamkan oleh unit pemadam kebakaran unit kota dan sudah dilakukan pembersihan," ujarnya. 

Laporan jurnalis Tribunpinrang.com, Nining Angreani

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved