Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ramadan 2024

Pendakwah Muda Wajo Ustaz Akbar Gunawan Bakal Isi Ceramah Tarawih Ramadan 2024, Ini Lokasinya

Salah satunya Ustadz Akbar Gunawan, pria kelahiran 1993 ini merupakan lulusan Sekolah Tinggi Agama Islam As'adiyah, Sengkang, Kabupaten Wajo.

Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Ansar
Ustadz Muhammad Akbar Gunawan
Ustadz Muhammad Akbar Gunawan pendawah muda asal Kabupaten Wajo. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan terdapat beberapa nama ustadz yang acapkali memberikan nasihat lewat ceramah Ramadan.

Mereka akan berkeliling masjid melakukan syiar dan nilai nilai Islam. Hal tersebut selaras dengan ajaran Nabi Muhammad SAW.

Sebagaimana Bulan Suci Ramadan 1445 Hijriah akan menjadi bulan yang penuh berkah dan karunia bagi umat muslim yang ada di seluruh di Dunia.

Selama satu bulan, umat muslim senantiasa dituntut bermunajat kepada Allah SWT, khususnya mengerjakan salah satu rukun islam yakni berpuasa.

Apalagi, bulan ramadan merupakan bulan yang pahalanya berlipat ganda.

Hampir seluruh masjid di indonesia melaksanakan shalat tarawih yakni shalat sunnah khusus di bulan Ramadan.

Biasanya, sholat tarawih dilakukan setelah sholat isya tapi sebelumnya akan diisi dengan ceramah.

Salah satunya Ustadz Akbar Gunawan, pria kelahiran 1993 ini merupakan lulusan Sekolah Tinggi Agama Islam As'adiyah, Sengkang, Kabupaten Wajo.

Ia mengaku sudah 10 tahun mengisi ceramah tarawih setiap bulan Ramadan.

Mubaligh As'adiyah ini mengaku sejak menyiarkan dakwah dirinya tak pernah sekalipun merasa kesulitan.

"Alhamdulillah, segala sesuatu dimudahkan, meski yang namanya cobaan tetap ada tapi kalau kita terus meminta hidayah dari Allah insya Allah semuanya bisa teratasi, percayalah," ujarnya kepada Tribun-Timur.com, Minggu (10/3/2024

Dirinya menyebarkan syariat islam hingga ke pelosok desa sejak duduk di Bangku Madrasah Aliyah.

"Selain di Desa-desa, juga ada jadwal ke kabupaten lain, seperti Bone, Soppeng, bahkan di pelosok desa Sidrap yang belum tersentuh listrik, warga sekitar pakai genset kalau mau tarwih," tuturnya.

Tak hanya itu, dirinya juga aktif melakukan Ruqiyah atau metode penyembuhan dengan cara mendoakan orang yang sakit.

"Alhamdulillah, semua orang sakit bisa sembuh karena izin Allah, kami hanya perantara," tegasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved