Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemilu 2024

Reaksi Tak Terduga Caleg PSI Benidiktus Papa Soal Isu Penggelembungan Suara

Politisi PSI Benidiktus Papa menjawab isu tudingan penggelembungan suara yang dialamatkan kepada partai besutan Kaesang Pangarep

Editor: Ari Maryadi
dok Benidiktus Papa
Politisi PSI Benidiktus Papa bersama Presiden Jokowi beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Benidiktus Papa menjawab isu tudingan penggelembungan suara yang dialamatkan kepada partai besutan Kaesang Pangarep.

Benidiktus Papa adalah caleg DPR RI Dapil Sulsel I.

Dalam Real Count KPU hingga Senin (4/3/2024), Benidiktus Papa meraih 20.080 suara.

Ia mengungguli suara pribadi Ketua PSI Muhammad Surya 10.439, mantan Bupati Takalar Syamsari Kitta 4.236, istri mantan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Liestiaty Fachruddin 19.270.

Benidiktus Papa membantah adanya penggelembungan suara untuk PSI.

Ia mengatakan, PSI sama dengan partai-partai lain melakukan kerja-kerja politik yakni masif turun kampanye ke masyarakat menyampaikan program-program lewat caleg-calegnya.

"Sehingga suara-suara PSI hari ini adalah hasil kerja nyata seluruh caleg-suara PSI yang bekerja keras meraih simpati," kata Benidiktus Papa kepada wartawan Senin (4/3/2024).

Benidiktus Papa mengungkapkan sejumlah alasan suara PSI terus bertambah dalam beberapa hari terakhir ini.

Pertama, Benidiktus Papa mengklaim, caleg di bawah bekerja rill untuk mendapatkan suara.

Menurutnya, hasil suara PSI dapat dilihat melalui hasil rekap parpol lain.

"Kami tentu bertanya-tanya kenapa PSI yang disorot. Kalau mau fair mestinya semua perolehan partai lain yang berubah-berubah juga harus disorot biar adil. Inikan pertanyaan juga," kata Benidiktus Papa.

Benidiktus Papa menilai, tuduhan penggelumbungan suara tidak mendasar.

Menurutnya, Bawaslu dan KPU juga bekerja secara profesional.

"Jangan kita mendegradasi kerja-kerja KPU dan Bawaslu," kata Benidiktus Papa.

Keempat, Benidiktus berpandangan tuduhan-tudungan penggelembungan suara kepada PSI terlalu tendensius.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved