Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemilu 2024

Update 24 Nama Caleg DPR RI Dapil Sulsel: PPP Tak Lolos Ambang Batas? Aliyah Geser Amir Uskara

Berdasarkan update Real Count KPU pada, Jumat (1/3/2024) Pukul 22.00 Wita, PPP saat ini meraih 3,97 persen dengan total 3.038.840 suara.

Editor: Alfian
ist
Caleg DPR RI dari Demokrat Aliyah Mustika Ilham (kiri) dan Caleg PPP Amir Uskara (kanan). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Partai Persatuan Pembangunan atau PPP terancam tak lolos ambang batas DPR RI pada Pemilu 2024.

Jika hal itu terjadi maka PPP harus merelakan kursi yang diperoleh diambil partai lain.

Berdasarkan update Real Count KPU pada, Jumat (1/3/2024) Pukul 22.00 Wita, PPP saat ini meraih 3,97 persen dengan total 3.038.840 suara berdasarkan perhitungan suara nasional.

Padahal sebelumnya PPP sudah menyentuh angka 4 persen sebagai syarat minimal ambang batas partai untuk lolos ke Senayan.

Suara yang masuk saat ini di angka  540724 dari 823236 TPS atau 65,68 persen.

Jika tak ada perubahan, maka PPP pun harus merelakan kursinya termasuk di Dapil Sulsel.

Saat ini diketahui PPP berpotensi meraih 2 kursi DPR RI di Dapil Sulsel.

Pertama yakni Amir Uskara di Dapil Sulsel I.

Pada Dapil Sulsel I, PPP menempati posisi kelima partai dengan suara terbanyak.

Baca juga: Real Count Pileg DPR RI : PSI Dekati Ambang Batas Lolos Senayan, PPP Terancam! Golkar Kejar PDIP

PPP menempatkan Amir Uskara sebagai peraih suara terbanyak di internal partai dan berpeluang meraih 1 kursi dari 8 kursi yang tersedia di Dapil Sulsel I.

Selanjutnya Caleg PPP lainnya yang berpotensi kehilangan kursi yakni Muhammad Aras dari Dapil Sulsel 2.

Di Dapil Sulsel 2, PPP meraup suara terbanyak keempat.

Adapun Muhammad Aras menempati posisi pertama di internal PPP sebagai Caleg peraih suara terbanyak.

Lantas siapa pengganti Amir Uskara dan Muhammad Aras jika PPP tak lolos ambang batas?

Untuk Dapil Sulsel 1 DPR RI, terjadi perebutan kursi terakhir atau kursi ke-8 secara ketat.

PKB, Demokrat dan Nasdem sedang bersaing memperebutkan kursi terakhir ini.

Adapun 3 caleg yang tengah bersaing yakni Syamsu Rizal atau Deng Ical dari PKB untuk sementara menempati kursi ke-8.

Suara PKB di Dapil Sulsel 1 pada update real count terbaru yakni 52.186 suara sedangkan suara Deng Ical di angka 23.416 suara.

Lalu suara Demokrat 46.718 suara, Caleg yang meraih suara tertinggi di internal Demokrat yakni Aliyah Mustika Ilham dengan 20.826 suara.

Selain Deng Ical dan Aliyah Mustika Ilham, Partai Nasdem juga berpeluang menambah 2 kursi dengan menyasar kursi terakhir di Dapil Sulsel I.

Rudianto Lallo saat ini menempati peraih suara terbanyak kedua di Nasdem di bawah Fatmawati Rusdi.

Suara Partai Nasdem di angka 140.151 suara, lalu Rudianto Lallo saat ini sudah mengumpulkan 46.848 suara.

Nah melihat peta persaingan 3 Caleg untuk kursi terakhir DPR RI Dapil Sulsel 1 ini tentu bisa mengalami perubahan.

Andaikata benar PPP tak lolos ambang batas.

Kursi Amir Uskara bisa diperebutkan oleh Aliyah Mustika Ilham dan Rudianto Lallo yang tengah menunggu di posisi ke-9.

Berikut update terbaru daftar 24 caleg DPR RI berpeluang lolos Senayan.

Dapil Sulsel I

Last Update 01 Mar 2024 13:00:00 Progress: 5584 dari 9144 TPS (61.07 persen )

1. Nasdem 140.111

FATMAWATI RUSDI, S.E., M.M. 51.336

2. Golkar 128.447

HAMKA B. KADY, M.S. 65.188

3. PKS 121.492

MEITY RAHMATIA, S.E., S.Pd., M.M. 53.875

4. Gerindra 106.775

AZIKIN SOLTHAN 32.873

5. PPP 83.622

M. AMIR USKARA, M.Kes. 58.040

6. PAN 77.258

ASHABUL KAHFI, M.Ag. 49.905

7. PDI Perjuangan 71.671

RIDWAN ANDI WITTIRI, S.H. 41.226

8. PKB 52.187

SYAMSU RIZAL MI, S.Sos., M.Si. 23.410

Diclaimer: kursi terakhir berpotensi diraih Aliyah Mustika Ilham dari Demokrat atau Rudianto Lallo dari Nasdem jika PPP tak lolos ambang batas

Dapil Sulsel II

Last Update 01 Mar 2024 12:00:00 Progress: 6658 dari 9258 TPS (71.92 persen)

Sumber: https://pemilu2024.kpu.go.id/

1. Gerindra 289.605

Andi Amar Maruf Amran Sulaiman 120.896

2. Golkar 213.986

AM Nurdin Halid 43.998

3. Nasdem 125.222

Teguh Iswara Suardi 34.983

4. PPP 115.000

Muh Aras 71.634

5. Demokrat 98.922

Andi Muzakkir Aqil 32.571

6. PAN 97.075

Andi Yuliani Paris 78.593

7. Gerindra: 96.535 (sisa suara pembagian tiga)

Andi Iwan Darmawan Aras: 108.037

8. PKS 89.144

Ismail Bahtiar 41.635

9. Golkar 71.328 (sisa suara pembagian tiga)

Supriansa 42.011 / Taufan Pawe 40.355

Dapil Sulsel III

29 Feb 2024 21:00:00 Progress: 5620 dari 7955 TPS (70.65 % )

1. Nasdem 261.361

Rusdi Masse Mappasessu 118.487

2. Gerindra 196.669

Unru Baso 60.473

3. Golkar 146.335

Muhammad Fauzi 48.017

4. Demokrat 93.286

Irjen Polisi Purnawirawan Frederik Kalalembang 30.349

5. Nasdem 87.120 (kursi kedua)

Evy Stavany Rataba: 47.898

6 Gerindra: 65.556 (kursi kedua)

La Tinro La Tunrung 43.559 / Ahmad Abdy Baramuli 41.499

7. PDI Perjuangan 59.741

SARCE BANDASO TANDIASIK, M.H. 30.804

Real Count Pileg DPR RI

Hasil penghitungan suara atau real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) sementara hingga pukul 15.00 WIB, Jumat (1/3/2024), menunjukkan bahwa perolehan suara partai dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, sebagai berikut:

PKB: 11,59 persen

Partai Gerindra: 13,34 persen

PDI-Perjuangan: 16,44 persen

Partai Golkar: 15,01 persen

Partai Nasdem: 9,44 persen

Partai Buruh: 0,59 persen

Partai Gelora: 1,35 persen PKS: 7,52 persen

PKN: 0,21 persen

Partai Hanura: 0,73 persen

Partai Garuda: 0,29 persen

PAN: 6.97 persen

PBB: 0,33 persen

Partai Demokrat: 7,43 persen

PSI: 3,01 persen

Partai Perindo: 1,26 persen

PPP: 3,97 persen

Partai Ummat: 0,42 persen.

Perolehan suara tersebut diperoleh dari perhitungan yang masuk sebesar 65,65 persen di 540,427 TPS dari total 823.236 TPS.

Hasil real count KPU ini belum merupakan hasil akhir. KPU akan melakukan rekapitulasi suara secara berjenjang dari Kamis (15/2/ 2024) hingga Rabu (20/3/2024).

Penetapan hasil Pemilu dilakukan paling lambat 3 hari setelah memperoleh surat pemberitahuan atau putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK).(*)

 

Disclaimer: Publikasi Form Model C/D Hasil adalah hasil penghitungan suara di TPS dengan tujuan untuk memudahkan akses informasi publik. Penghitungan suara yang dilakukan oleh KPPS, rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan hasil pemilu dilakukan secara berjenjang dalam rapat pleno terbuka oleh PPK, KPU Kabupaten/Kota, KPU Provinsi dan KPU berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved