Pemilu 2024
Anak Berpeluang Besar Lolos Senayan, Tapi Ayah Terancam Tumbang
Beda nasib ayah dan anak politisi PDI Perjuangan Samsu Niang dan Al Hidayat Samsu, bertarung kursi Senayan di Pemilu 2024
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Beda nasib Samsu Niang dan putranya Al Hidayat Samsu di Pemilu 2024.
Ayah dan anak politisi PDI Perjuangan itu sama-sama membidik Senayan lewat jalur masing-masing.
Samsu Niang bertarung lewat jalur DPR RI.
Al Hidayat Samsu mencoba naik kelas ke pertarungan calon senator DPD RI.
Real Count KPU sementara hingga Rabu (28/2/2024) malam, Al Hidayat Samsu jadi bintang baru di pertarungan calon Senator DPD RI.
Sementara itu, sang ayah, Samsu Niang terancam tumbang dari kursi DPR RI.
Samsu Niang membidik periode ketiga Senayan di Pemilu 2024.
Ia kembali bertarung calon anggota legislatif (caleg) DPR RI di Dapil Sulsel II.
Meski menyandang status petahana dua periode, Samsu Niang rupanya tidak lagi perkasa di Pemilu 2024.
Real Count KPU hingga Rabu (28/2/2024) malam, Samsu Niang menempati posisi kesebelas dari 9 kursi yang diperebutkan
Hingga pukul 22.00 Wita, suara masuk sudah 71.89 persen. Progress: 6656 dari 9258 TPS.
PDI Perjuangan baru mengumpulkan 52.945 suara partai.
Adapun Samsu Niang mengumpulkan 22.085 suara pribadi.
Ia tertinggal jauh dari bintang muda Gerindra Andi Amar Maruf Sulaiman yang mengumpulkan 120.896 suara, Andi Iwan Darmawan Aras 108.037.
Gerindra dan Golkar berpeluang mengamankan dua kursi di Sulsel II.
Samsu Niang terancam gagal mempertahankan kursinya setelah 10 tahun di Senayan.
Berbeda dengan sang ayah, Al Hidayat Samsu jadi bintang baru di pertarungan calon Senator DPD RI.
Al Hidayat Samsu memimpin di posisi pertama dengan perolehan 343.857 suara.
Data masuk di Real Count KPU Rabu (28/2/2024) malam sudah 74.38 persen.
Progress: 19605 dari 26357 TPS.
Al Hidayat Samsu unggul jauh dari 17 calon Senator DPD RI lainnya.
Posisi kedua ditempati Andi Abd Waris Halid dengan perolehan suara 333.287.
Abd Waris Halid berpeluang lolos Senayan bersama kakak kandungnya AM Nurdin Halid, caleg DPR RI dari Golkar Dapil Sulsel II.
Posisi ketiga ditempati petahana Tamsil Linrung.
Langganan Senayan empat periode itu mengumpulkan 305.674 suara.
Tamsil Linrung berpeluang lolos ke Senayan untuk kelima kalinya berturut-turut.
Mantan Aktivis HMI itu sebelumnya tiga periode di DPR RI ditambah satu periode di DPD RI.
Tamsil Linrung unggul sekitar 61.025 suara dari calon posisi kelima, alias di luar kursi.
Daftar perolehan suara terbanyak calon Senator DPD RI Sulsel hingga Selasa (28/2/2024) malam:
1. Al Hidayat Samsu 343.857 suara.
2. Andi Abd Waris Halid 333.287 suara.
3. Tamsil Linrung 305.674 suara.
4. Andi Muh Ihsan 271.674 suara.
Daftar Caleg Keluarga dari Sulsel Berpeluang Besar Lolos ke Parlemen
Daftar caleg keluarga di Sulsel berpeluang besar lolos ke parlemen hasil Pemilu 2024.
Caleg keluarga itu melibatkan hubungan suami istri, kakak adik, mertua menantu.
Mereka antara lain Politisi Golkar Erwin Aksa bersama saudara iparnya Munafri Arifuddin.
Politisi Golkar AM Nurdin Halid bersama adiknya A Abd Waris Halid.
Polisiti Nasdem Rusdi Masse Mappasessu bersama istrinya Fatmawati Rusdi.
Politisi Gerindra Kamrussamad bersama istrinya Andi Nirawati.
Politisi Gerindra Azikin Solthan bersama menantunya politisi Nasdem Sri Dewi Yanti.
Berikut daftar perolehan suaranya
1. Kakak dan Adik Ipar Erwin Aksa dan Munafri Arifuddin
Erwin Aksa dan adik ipar, Munafri Arifuddin hampir pasti lolos ke parlemen.
Erwin Aksa menuju DPR RI sedangkan Munafri Arifuddin menuju DPRD Sulsel.
Erwin Aksa bertarung caleg DPR RI dari Dapil DKI Jakarta III.
Saat ini mantan Ketua Umum BPP HIPMI itu mengumpulkan suara terbanyak di interal caleg Golkar.
Suara Erwin Aksa mencapai 39.069, unggul terhadap A. ZAKI ISKANDAR Z 10.067, YAN HIKSAS 3.347.
Erwin Aksa untuk sementara menepati kursi ketiga di bawah PDI Perjuangan dan PSI.
Adapun Munafri Arifuddin berpeluang besar lolos DPRD Sulsel dari Dapil Sulsel I.
Ia mengumpulkan 11.468 suara pribadi dan menempati kursi ketiga di Dapilnya.
2. Kakak Adik Nurdin Halid dan Waris Halid
Duo kakak beradik berpeluang besar sama-sama lolos ke Senayan.
Keduanya yakni AM Nurdin Halid dan A Abd Waris Halid.
Nurdin Halid memimpin sementara perolehan suara caleg Golkar di Dapil Sulsel II.
Real Count KPU Selasa (27/2/2024) siang, Nurdin Halid menempati kursi kedua DPR RI Dapil Sulsel II.
Kursi kedua DPR RI Dapil Sulsel jadi milik Golkar dengan perolehan suara 212.899.
Adapun Nurdin Halid mewakili Golkar karena meraih suara tertinggi di internal beringin rindang.
Suara pribadi Nurdin Halid mencapai 44.061, unggul atas Supriansa 42.021, dan Taufan Pawe 40.189.
Sementara itu Abd Waris Halid berpeluang ke Senayan lewat jalur DPD RI.
Saat ini Abd Waris Halid jadi peraih suara terbanyak kedua di Sulsel.
Waris Halid mengumpulkan 332.913 suara, hanya kalah dari Al Hidayat Samsu 343.539.
3. Suami Istri Rusdi Masse dan Fatmawati Rusdi
Pasangan suami istri dari Sulsel Rusdi Masse dan Fatmawati Rusdi berpeluang besar lolos ke Senayan.
Rusdi Masse bertarung caleg DPR RI dari Dapil Sulsel III, sedangkan istrinya Fatmawati Rusdi bertarung kursi DPR RI dari Dapil Susel I.
Rusdi Masse menempati kursi pertama di Sulsel III.
Ia mengumpulkan suara pribadi 118.550 di Real Count KPU, tertinggi di seluruh caleg Sulsel III.
Tak ketinggalan Fatmawati Rusdi menempati kursi pertama di Sulsel I.
Fatmawati Rusdi sudah mengumpulkan 50.399 suara, mengungguli Rudianto Lallo di posisi kedua.
4. Suami Istri Kamrussamad-Andi Nirawati
Politisi Gerindra Kamrussamad berpeluang lolos parlemen bersama istrinya Andi Nirawati.
Kamrussamad bertarung kursi DPR RI, adapun istrinya Andi Nirawati bertarung kursi DPRD Sulsel.
Kamrussamad politisi Gerindra kelahiran Pangkep 20 Juli 1974.
Ia menjabat Ketua DPC Gerindra Pangkep.
Kamrussamad bertarung kursi DPR RI dari Dapil Jawa Barat III.
Saat ini Kamrussamad mengumpulkan suara terbanyak di internal caleg Gerindra Jabar III.
Suara Kamrussamad 16.288.
Tak ketinggalan Andi Nirawati berpeluang lolos DPRD Sulsel.
Ia bertarung dari Dapil Sulsel 6 meliputi Maros, Pangkep, Barru, dan Parepare.
Andi Nirawati mengumpulkan 24.703 pribadi, unggul atas ANDI HERY SUHARI ATTAS 6.406, A. ILHAM NADJAMUDDIN 7.953.
5. Mertua dan Menantu Azikin Solthan-Sri Dewi Yanti
Politisi Gerindra Azikin Solthan berpeluang lolos parlemen bersama menantunya Sri Dewi Yanti.
Azikin Solthan bertarung kursi DPR RI lewat Partai Gerindra.
Dapilnya Sulsel I meliputi Kota Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, dan Selayar.
Azikin Solthan mengumpulkan 32.460 suara pribadi.
Ia unggul atas pendatang baru MISRAYANTI, ANHAR RAHMAN, S.Sos. 14.997, NAJMUDDIN 16.429.
Adapun Sri Dewi Yanti bertarung kursi DPRD Sulsel lewat Partai Nasdem.
Istri Ilham Azikin itu maju di dapil Jeneponto, Bantaeng, dan Selayar.
Untuk sementara SRI DEWI YANTI jadi peraih suara terbanyak di Nasdem.
Suara pribadinya mencapai 11.461.
Sri Dewi Yanti menempati kursi pertama di Dapil Sulsel IV.
Disclaimer:
•Perhitungan ini belum final/bukan hasil resmi.
Data masuk di website KPU belum 100 persen dan kemungkinan masih terjadi perubahan.
•KPU menyebut Publikasi Form Model C/D Hasil adalah hasil penghitungan suara di TPS dengan tujuan untuk memudahkan akses informasi publik.
•Penghitungan suara yang dilakukan oleh KPPS, rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan hasil pemilu dilakukan secara berjenjang dalam rapat pleno terbuka oleh PPK, KPU Kabupaten/Kota, KPU Provinsi dan KPU berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Hasil resmi kursi DPR RI akan diketahui paling telat 20 maret 2024 mendatang.
•Sumber; https://pemilu2024.kpu.go.id/
Ingat Yusran Tajuddin Ketua KPU Bone Terseret Kasus Markup Suara Caleg Sulsel? Segera Disidang DKPP |
![]() |
---|
Daftar 9 Caleg Terpilih Mundur Jadi Anggota DPRD Sulsel Demi Maju Pilkada, Siapa Calon Penggantinya? |
![]() |
---|
Ketua Bawaslu Mardiana Rusli: Tidak Ada Larangan Penyelenggara Pemilu Bicara ke Media |
![]() |
---|
Sosok Legislator PKS Nur Huda Waskitha Naik Motor Butut saat Pelantikan tapi Ternyata Jutawan |
![]() |
---|
8 Caleg Terpilih DPRD Sinjai Terancam Tak Dilantik, Dominasi Jagoan Nasdem-Golkar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.