Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemilu 2024

Peroleh Suara Tipis, PDIP Terancam Kehilangan Kursi DPRD Sulsel di 4 Dapil

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menghadapi ancaman kehilangan kursi di DPRD Sulsel dalam empat Daerah Pemilihan (Dapil). 

Penulis: Erlan Saputra | Editor: Sukmawati Ibrahim
Kolase Tribun-Timur.com
Kolase caleg peraih suara terbanyak di internal PDIP di 4 dapil. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menghadapi ancaman kehilangan kursi di DPRD Sulsel dalam empat Daerah Pemilihan (Dapil). 

Perolehan suara partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri ini kalah saing dengan partai lainnya.

Pada Pemilu 2019, PDIP berhasil mengamankan delapan kursi di berbagai Dapil di Sulsel.

Itu termasuk Dapil Makassar B, Dapil VIII Sulsel, Dapil IX Sulsel, dan Dapil X Sulsel. 

Namun, data terbaru dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunjukkan bahwa PDIP terancam kehilangan kursi-kursi di empat dapil itu.

Sementara, Partai Nasdem berpeluang mengontrol 17 kursi DPRD Sulsel.

Lalu Gerindra berpotensi menduduki posisi kedua dengan perolehan 14 kursi. 

Sedangkan, Partai Golkar Sulsel hampir pasti terdepak dari sebagai partai penguasa di Sulsel.

Pemilu 2019 lalu, Golkar mengamankan 13 kursi dan menempatkan Andi Ina Kartika Sari sebagai Ketua DPRD Sulsel.

Baca juga: Tertinggal Jauh dari Nasdem, Andi Marzuki Wadeng Optimis Pertahankan Kejayaan Golkar di Sulsel 

Dalam sejarah pemilu di Sulsel, Golkar tak pernah terkalahkan.

Hanya saja, Golkar kini terancam kalah.

Sedang PDIP pada Pemilu 2019 lalu, berhasil mengamankan delapan kursi.

Delapan dapil itu di antaranya, Dapil Makassar B, yang diamankan oleh Risfayanti Muin.

Lalu, Dapil VIII Sulsel meliputi Kabupaten Soppeng-Wajo, kader PDIP terpilih, Ansyari Mangkona.

Dapil IX Sulsel memunculkan Kartini Lolo. Dapil ini meliputi Kabupaten Enrekang, Pinrang, dan Sidrap.

Terakhir Dapil X yang menghimpun Kabupaten Toraja Utara dan Tana Toraja.

Caleg yang terpilih kala itu adalah Dan Pongtasik.

Terbaru, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengupdate perolehan sementara calon legislatif DPRD Sulsel.

Data ini dikutip dari website real count KPU tertanggal 21 Februari 2024, sore.

Data real count KPU, belum rampung 100 persen.

Dari total 11 daerah pemilihan, Progress: 16868 dari 26357 TPS (64.00 persen).

PDIP di Dapil Makassar B, petahana Risfayanti Muin saat ini sudah mengumpulkan 5.653 suara.

Perolehan suaranya tertinggi dari total 6 caleg PDIP

Hanya saja, dari enam kursi DPRD Sulsel yang tersedia, PDIP berada di urutan ketujuh.

Suara PDIP saat masih berada di angka 13.411.

Sedangkan puncak klasemen ditempati Nasdem dengan 18.838 suara.

Disusul PKS 18.004, dan PPP 17.422.

Kemudian di Dapil IX Sulsel, PDIP hampir pasti kehilangan kursinya.

Pasalnya, suara Nasdem unggul telak di antaranya semua partai.

Bahkan, Nasdem Sulsel di bawah komando Rusdi Masse Mappasessu hampir pasti kunci empat kursi di Dapil IX.

Hingga kini, perolehan suara Nasdem sudah mencapai 152.429 dari 9 calon legislatif.

Empat calon yang berpotensi melenggang ke DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif dengan perolehan 63.476 suara.

Sekretaris DPW Partai Nasdem Sulsel ini juga mencatatkan rekor suara terbanyak dari seluruh calon legislatif.

Kemudian ada Andi Azizah Irma Wahyudiwati dengan perolehan 32.742, Muh Yusuf R 21.042, dan Syukur dengan perolehan 13.261 suara.

Syaharuddin Alrif mengatakan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari upaya bersama partai dan kader-kader yang terlibat.

"Peningkatan suara ini tidak terlepas dari kerja-kerja partai dan kader," kata Syaharuddin Alrif.

"Program Partai NasDem selama lima tahun terakhir dengan misi politik kemanusiaan, program nasdem memanggil, serta kinerja para calon legislatif yang masif dan kompak, menjadi faktor utama dalam meraih dukungan masyarakat," tambahnya.

Sementara PDIP baru berhasil mengumpulkan 4.051 dari total 9 jagoannya.

Tak hanya itu, PDIP juga terancam kehilangan kursi di Dapil VIII Soppeng-Wajo, perolehan suara PDIP baru 13.660.

Di sini ada Andi Ansyari Mangkona sebagai petahana PDIP.

Adapun Gerindra berpotensi mengamankan dua kursi.

Perolehan suara Gerindra sudah mencapai 59.542.

Sementara Partai Golkar berada di bawah Gerindra.

Perolehan suara Golkar 48.638. 

Kursi yang bakal diperebutkan parpol adalah sebanyak 7.

Terakhir, Dapil X Tana Toraja dan Toraja Utara.

PDIP juga terancam tak mempertahankan kursinya.

Pasalnya, dari 5 kursi yang tersedia, Golkar berpotensi mengamankan dua kursi.

Perolehan suara Golkar hingga saat ini sudah berada di angka 64.474.

Dua kader yang berpotensi besar, yakni Fhireno Sakti Bassang dan Yariana Somalinggi.

Fhireno Sakti Bassang saat ini sudah mengumpulkan 30.547 suara.

Disusul Istri Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung, Yariana Somalinggi dengan 

20.856 suara.

Setelah Golkar, posisi kedua ditempati Partai Demokrat 22.206.

Posisi ketiga, Nasdem 21.806 suara, dan Gerindra 21.499 suara.

Suara PDIP baru mencapai 17.820. (*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved