Pemilu 2024
Empat Ketua Partai di Makassar Berpotensi Duduk di DPRD Sulsel, 2 Pendatang Baru
Rachmatika Dewi, Andi Fauzi Wawo, Munafri Arifuddin sama-sama masuk dalam Daerah Pemilihan (Dapil) Sulsel I atau Makassar A.
TRIBUN-TIMUR.COM- Empat ketua partai politik di Kota Makassar berpotensi melenggang ke DPRD Sulsel.
Dari empat politisi itu, dua petahana.
Petahana itu yakni Ketua DPD Nasdem Makassar Andi Rachmatika Dewi dan Ketua DPC PKB Makassar Fauzi Andi Wawo.
Selanjutnya, dua pendatang baru, yakni Ketua DPD PAN Makassar Hamzah Hamid dan Ketua DPD II Partai Golkar Makassar Munafri Arifuddin.
Keempatnya sama-sama mendapat nomor urut satu di pantai mereka masing-masing.
Rachmatika Dewi, Andi Fauzi Wawo, Munafri Arifuddin sama-sama masuk dalam Daerah Pemilihan (Dapil) Sulsel I atau Makassar A.
Makassar A meliputi Kecamatan Mariso, Mamajang, Makassar, Ujung Pandang, Wajo, Bontoala, Tallo, Ujung Tanah, Tamalate, Rappocini, Kepulauan Sangkarrang.
Ada sembilan kursi diperebutkan di Dapil Makassar A.
Sementara mantan Ketua Fraksi PAN DPRD Makassar Hamzah Hamid lebih memilih bersaing di Dapil Sulsel II atau Makassar B.
Makassar B meliputi empat kecamatan, Panakkukang, Biringkanaya, Manggala, dan Tamalanrea.
Adapun jumlah kursi diperebutkan di dapil ini sebanyak enam kursi.
Dari real count KPU RI pukul 23:00 Kamis 22 Februari 2024 untuk dapil Makassar A suara masuk sudah sebanyak 44,30 persen.
Itu setara dengan 1.060 tempat pemungutan suara (TPS) dari 2.340 TPS.
Saat ini Ketua PKB Makassar Andi Fauzi Wawo sudah mengontrol sebanyak 7.255 suara dan total suara dari PKB sendiri untuk dapil Makassar A sudah mencapai 10.470.
Selanjutnya, Munafri Arifuddin juga memimpin di internal Golkar dengan perolehan suara sebanyak 10.852, sementara itu total suara Golkar sebanyak 17.823.
Lalu Andi Rachmatika Dewi sudah memperoleh 17.352 suara dan perolehan suara Partai Nasdem di dapil Makassar A sudah mencapai 30.465 suara.
Kemudian di dapil berbeda ada Hamzah Hamid yang saat ini sudah mendapatkan 11.176 suara.
Dimana total suara keseluruhan dari PAN sendiri untuk dapil Makassar B sebanyak 14.697.
Daftar 11 Caleg Dapil Luwu Raya Berpotensi Duduk di DPRD Sulsel
Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Dapil XI Luwu Raya memunculkan persaingan ketat untuk 11 kursi DPRD Sulawesi Selatan.
Dapil Luwu Raya meliputi Kabupaten Luwu Utara, Luwu, Luwu Timur, dan Kota Palopo.
Berdasarkan data real count terbaru, Partai Golkar mempertahankan posisi unggulnya di puncak klasemen.
Golkar masih berpotensi mempertahankan dua kursinya.
Pemilu lalu, Golkar mengamankan dua kadernya ke kursi parlemen.
Keduanya, Taqwa Muller Husler dan Andi Hatta Marakarma.
Sementara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menunjukkan peningkatan trend yang signifikan.
PKB naik dari peringkat kesepuluh pada pemilu sebelumnya menjadi pesaing serius di posisi kedua.
Sementara itu, Partai Nasdem menempati posisi ketiga dalam perolehan suara, menambahkan ketegangan dalam persaingan.
Adapun Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berada di urutan kesepuluh.
Bahkan, PKS masih di bawah dari Partai Hanura.
Suara Hanura unggul dengan 24.048 suara, mengungguli PKS yang baru mencatatkan 17.930 suara.
Di Partai Hanura, petahana Wahyuddin M Nur terancam gagal mempertahankan kursinya.
Di mana, caleg pendatang baru, Marji Rumpak unggul telak perolehan suaranya.
Saat ini, suara Marji Rumpak berada di angka 9.876.
Sedangkan Wahyuddin M Nur tertinggal jauh dengan perolehan 156 suara.
Marji Rumpak adalah istri dari Ketua Hanura Sulsel, Amsal Sampetondok.
Nasib hampir sama petahana Partai Nasdem, Rahmat Kasjim.
Rahmat Kasjim yang menempati nomor urut 1 sebagai caleg Nasdem, terancam tumbang.
Istri Ketua Partai Nasdem Luwu Timur, Irwan Bachri Syam yaitu Ani Nurbani saat ini telah mengamankan 18.472 suara.
Sedangkan perolehan suara Rahmat Kasjim baru berada di angka 10.705.
Kursi terakhir berpotensi diamankan Partai Golkar.
Berikut update sementara perolehan suara caleg DPRD Sulsel Dapil Luwu Raya.
1. Partai Golkar: 53.670 (2)
MARTHEN RANTETONDOK: 11.071
JASRUM: 8.397
2. PKB: 43.259
ZULFIKAR LIMOLANG: 12.600
3. Partai Nasdem: 41.878
ANI NURBANI: 18.472
4. Partai Gerindra: 41.151
MARJONO: 12.722
5. PPP: 35.040
RUSLI SUNALI: 21.302
6. PAN: 34.395
ASNI: 12.237
7. Demokrat: 31.061
FADRIATY AS: 13.744
8. PDIP: 28.822
ESRA LAMBAN: 13.072
9. Hanura: 24.048
MARJI RUMPAK: 9.876
10. PKS: 17.930
ANDI SYAFIUDDIN PATAHUDDIN: 6.453
Berikut Caleg Terpilih pada Pemilu Legislatif 2019 di Dapil Luwu Raya
1. Golkar: 86.267 (2)
Taqwa Muller Husler: 19.658
Andi Hatta Marakarma: 13.390
2. PAN: 66.128
Husmaruddin: 15.911
3. PKS: 61.291
A Syaifuddin P: 15.996
4. Gerindra: 57.935
Marjono: 21.698
5. Nasdem: 53.645
Rahmat Kasjim: 15.322
6. PDIP: 53.216
Esra Lamban: 14.781
7. Demokrat: 52.573
Fadriaty AS: 12.235
8. PPP: 47.166
Jabbar Idris: 22.517
9. Hanura: 41.045
Wahyuddin M Nur: 10.276
10. PKB: 36.827
Irwan Hamid: 8.023
* DPT: 795.771
397.848 perempuan
397.923 pria
* Pengguna hak pilih: 649.708
335.447 perempuan
314.261 pria
* Total suara: 649.708
617.839 sah
31.869 tidak sah
Disclaimer:
*Perhitungan ini belum final/bukan hasil resmi.
Data masuk di website KPU belum rampung 100 persen dan kemungkinan masih terjadi perubahan.
*KPU menyebut Publikasi Form Model C/D Hasil adalah hasil penghitungan suara di TPS dengan tujuan untuk memudahkan akses informasi publik.
*Penghitungan suara yang dilakukan oleh KPPS, rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan hasil pemilu dilakukan secara berjenjang dalam rapat pleno terbuka oleh PPK, KPU Kabupaten/Kota, KPU Provinsi dan KPU berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Hasil resmi kursi DPR RI akan diketahui paling telat 20 maret 2024 mendatang.
Ingat Yusran Tajuddin Ketua KPU Bone Terseret Kasus Markup Suara Caleg Sulsel? Segera Disidang DKPP |
![]() |
---|
Daftar 9 Caleg Terpilih Mundur Jadi Anggota DPRD Sulsel Demi Maju Pilkada, Siapa Calon Penggantinya? |
![]() |
---|
Ketua Bawaslu Mardiana Rusli: Tidak Ada Larangan Penyelenggara Pemilu Bicara ke Media |
![]() |
---|
Sosok Legislator PKS Nur Huda Waskitha Naik Motor Butut saat Pelantikan tapi Ternyata Jutawan |
![]() |
---|
8 Caleg Terpilih DPRD Sinjai Terancam Tak Dilantik, Dominasi Jagoan Nasdem-Golkar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.