Pemilu 2024
Perolehan Suara Parpol Menurun, KPU Makassar: Efek dari Maintenance Sirekap
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar Muh Abdi Goncing memberi klarifikasi terkait perolehan suara partai politik mengalami menurun.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar Muh Abdi Goncing memberi klarifikasi terkait perolehan suara partai politik mengalami menurun di website KPU RI.
Abdi Goncing menjelaskan, perubahan data tersebut merupakan efek dari bermasalahnya aplikasi Sirekap atau aplikasi penghitungan suara.
Katanya, Sirekap mulai bermasalah pada Minggu (18/2/2024) kemarin.
Data-data di website Info Pemilu 2024 KPU bersumber dari aplikasi Sirekap.
"Ini kan sementara maintenance si rekap. Tadi malam mulai maintenance, sempat down, jadi bukan bilang bagaimana (penurunan suara) itu efek dari maintenance Sirkap," ucapnya kepada Tribun Timur via telepon, Senin (19/2/2024)
Abdi Goncing mengimbau kepada para calon legislatif, partai politik dan masyarakat untuk tidak khawatir
Data tersebut kata dia akan diupdate kembali.
Ia menegaskan suara para caleg dan parpol tidak akan hilang.
"Nanti akan diuplod kembali datanya. Imbauan kepada caleg, parpol, masyarakat jangan khawatir karena tidak akan mungkin hilang suaranya," tegasnya.
Terpisah, Caleg Demokrat Makassar Ray Suryadi Arsyad mengeluhkan perolehan suaranya hilang pada real count KPU.
Semula 2.825 turun atau berubah menjadi 1.943.
"Real count tidak akurat kalau begini," keluhnya.
Hal sama disampaikan oleh Sekretaris Nasdem Makassar Ari Ashari Ilham
Perolehan suara Nasdem kata dia sempat berubah beberapa kali.
Sebelumnya diberitakan, real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengalami perubahan.
Suara partai politik di Kota Makassar mengalami penurunan.
Berdasarkan real count yang sempat dipantau Tribun Timur, terjadi penurunan suara di Di Dapil Makassar II.
Data yang diupdate pukul 06.17 WIB, jumlah suara PKB sebanyak 4.058.
Kemudian mengalami penurunan pada update pukul 09.00 WIB.
Semua parpol di Dapil II juga mengalami hal sama.
Partai Gerindra mulanya 4.468 suara menjadi 4.384 suara.
Kemudian PDIP 5.607 menjadi 4.723, Golkar 13.136 menjadi 13.051 suara.
Lalu Nasdem 10.560 jadi 9676, Partai Buruh 1052 jadi 164 suara, Partai Gelora 2054 jadi 1166.
PKS 3161 menjadi 2.319 suara, PKN 914 jadi 26 suara, Hanura 3411 jadi 2527.
PAN 5708 menjadi 4826, PBB 1317 jadi 437, Demokrat 4122 jadi 3840.
PSI 1354 jadi 974, Perindo 2097 jadi 1209, PPP 3379 jadi 2539 dan Partai Ummat 1269 jadi 381 suara.
Jumlah TPS real count pukul 06.17 WIB dengan 09.00 WIB bahkan sama, yakni 384 dari 787 TPS. (*)
Ingat Yusran Tajuddin Ketua KPU Bone Terseret Kasus Markup Suara Caleg Sulsel? Segera Disidang DKPP |
![]() |
---|
Daftar 9 Caleg Terpilih Mundur Jadi Anggota DPRD Sulsel Demi Maju Pilkada, Siapa Calon Penggantinya? |
![]() |
---|
Ketua Bawaslu Mardiana Rusli: Tidak Ada Larangan Penyelenggara Pemilu Bicara ke Media |
![]() |
---|
Sosok Legislator PKS Nur Huda Waskitha Naik Motor Butut saat Pelantikan tapi Ternyata Jutawan |
![]() |
---|
8 Caleg Terpilih DPRD Sinjai Terancam Tak Dilantik, Dominasi Jagoan Nasdem-Golkar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.