Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilpres 2024

Dirty Vote 'Meledak' Ditonton 8 Ribu Kali Per Menit Pasca Dirilis, Pemilih Pindah Capres Usai Nonton

Di X (Twitter) hingga siang tagar #dirtyVote sudah jadi hastag 349 ribu dan masuk 5 besar trending X Indonesia.

Editor: Ansar
Tribunnews.com
Tiga pakar hukum tata negara yang menjadi pemeran dalam film Dirty Vote, Zainal Arifin Mochtar, Feri Amsari dan Bivitri Susanti. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Film dokumenter 'Dirty Vote' paling digemari jelang pencoblosan atau masa tenang Pemilu 2024.

Hingga Selasa (13/2/2024) pukul 15.00 Wita, film dokumenter Dirty Vote sudah ditonton 7.247.554 sejak diupload pertama kali Minggu (11/2/2024).

Artinya, tiap jam setidaknya ada 301.981 viewers atau sekitar 8 ribu per menit

Di X (Twitter) hingga siang tagar #dirtyVote sudah jadi hastag 349 ribu dan masuk 5 besar trending X Indonesia.

Jumlah tersebut belum termasuk di akun media sosial lain seperti Instagram, TikTok hingga Facebook.

Film Dirty Vote membuat Tim Kampanye Nasional (TKN) capres-cawapres Prabowo Subinto-Gibran Rakabuming Raka kebakaran jenggut.

Dirty Vote adalah film dokumenter paling banyak ditonton selama masa proses Pilpres 2024.

Hingga kini, jumlah penonton Dirty Vote terus bertambah.

Dirty Vote membongkar kecurangan Pemilu yang melibatkan instrumen pejabat negara.

Film yang dibuat Zainal Arifin Mochtar, Feri Amsari dan Bivitri Susanti itu membawa dampak bagi pemilih.

Dampak Dirty Vote ternyata membuat pemilih pindah calon presiden.

Seperti yang dilakukan Lely warga Makassar.

Setelah nonton film dokumenter tersebut, ia memutuskan pindah pilihan.

"Setelah nonton Dirty Vote, saya pindah calon presiden-calon wakil presiden," kata dia.

Hal yang sama disampaikan Nova.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved