BPS Sulsel
BPS: Pariwisata Sulsel Membaik Selama 2023, Konsumsi Rumah Tangga Meningkat
Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat sederet peristiwa penting berpengaruh pada perekonomian.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat sederet peristiwa penting berpengaruh pada perekonomian.
Seperti sektor pariwisata, konsumsi rumah tangga, inflasi, hingga kondisi ekspor dan impor.
Kepala BPS Sulsel Aryanto, menyebut sektor pariwisata tahun 2023 kian membaik.
Wisatawan mancanegara yang datang melalui bandara Sultan Hasanuddin pada mengalami kenaikan hampir 300 persen dibandingkan tahun 2022.
“Total jumlah penumpang domestik (berangkat, datang, dan transit) di Bandara Sulsel pada tahun 2023 meningkat hingga 15,45 persen dibandingkan tahun 2022,” sebut Aryanto dalam konferensi pers yang disiarkan secara langsung melalui YouTube BPS Sulsel, Senin (5/2/2024).
Begitu pun dengan inflasi tahun 2023 cukup terkendali pada level 2,81 persen dan turun dibandingkan tahun 2022 yang sebesar 5.77 persen.
Kendati demikian, Aryanto mengatakan bahwa faktor cuaca sangat mempengaruhi sektor pertanian Sulsel.
Utamanya Elnino yang berkepanjangan membuat realisasi panen padi mengalami penurunan sekitar 64,97 ribu hektar (6,26 persen) sepanjang tahun 2023.
Sementara di tahun 2023 produksi rumput laut pada tahun 2023 naik 1,62 persen dibandingkan tahun 2022.
“Namun harganya (rumput laut) pun jatuh karena penurunan kualitas akibat elnino,” kata Aryanto.
Di sisi lain, BPS mencatat listrik yang terjual ke sektor usaha meningkat (bisnis, industri, dan pemerintah).
Namun, lebih lambat dari pertumbuhan tahun 2022.
Untuk konsumsi rumah tangga, terjadi peningkatan secara tahunan.
Peningkatan ini disebabkan oleh peningkatan konsumsi makanan, pakaian, akomodasi, transportasi, rekreasi dsn barang pribadi.
BPS juga mencatat, realisasi belanja pegawai dari APBN secara kumulatif meningkat 1,01 persen dari tahun sebelumnya.
Sedangkan realisasi belanja barang meningkat 22,97 persen.
“Kedua jenis belanja ini memegang peranan terbesar dalam belanja pemerintah,” papar Aryanto
Untuk ekspor dan impor, total nilai ekspor luar negeri selama tahun 2023 terkontraksi sebesar 8,41 persen dibanding tahun 2022.
Total nilai impor barang luar negeri selama tahun 2023 turun sebesar 5,05 persen dibandingkan total impor barang luar negeri tahun 2022. (*)
| BPS Catat Sulsel Deflasi 0,03 Persen April 2026, Inflasi Tahunan Tembus 2,68 Persen |
|
|---|
| Januari-Oktober 2025 Nilai Ekspor Sulsel Anjlok 20,98 persen, Ini Biang Keroknya! |
|
|---|
| Inflasi Sulsel Oktober 2025 Capai 0,10 Persen, Emas dan Beras Biang Kerok |
|
|---|
| Fenomena Baru: Daya Beli Wara Kota Makassar Parepare Palopo Rendah, Deflasi Tertinggi di Sulsel |
|
|---|
| Bisnis Hotel Meradang! Okupansi Hotel Hanya 29 Persen di Sulsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/BPS-mencatat-sektor-pariwisata-Sulsel-membaik-selama-2023.jpg)