BPS Sulsel
Bisnis Hotel Meradang! Okupansi Hotel Hanya 29 Persen di Sulsel
okupansi hotel berbintang di Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Maret 2025 tercatat 29,52 persen.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Muh Hasim Arfah
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tingkat Penghunian Kamar (TPK) atau Okupansi hotel berbintang di Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Maret 2025 tercatat 29,52 persen.
TPK ini mengalami penurunan sebesar 15,81 poin jika dibandingkan dengan TPK pada Februari 2025 yang tercatat 45,33 persen.
Demikian dipaparkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Aryanto, dalam konferensi pers yang diselenggarakan BPS Sulsel melalui YouTube, Senin (5/5/2025).
Ia mengatakan TPK pada Maret 2025 juga mengalami penurunan sebesar 7,90 poin jika dibandingkan dengan Maret 2024 yang tercatat 37,42 persen.
Penurunan terbesar pada Maret 2025 terjadi pada kelas hotel bintang 3, yang mencatatkan penurunan TPK sebesar 22,00 poin dibandingkan dengan Februari 2025.
Begitu pula jika dibandingkan dengan Maret 2024, TPK hotel bintang 3 turun sebesar 22,83 poin.
Hotel bintang 1 mencatatkan TPK sebesar 20,30 persen pada Maret 2025, sementara hotel bintang 2 mencapai TPK sebesar 32,44 persen.
Meskipun mengalami penurunan, penurunan pada kedua kategori ini lebih kecil dibandingkan dengan hotel bintang 3 dan hotel bintang 4 serta 5.
“Hotel bintang 4 dan 5 mengalami penurunan TPK yang cukup besar. TPK pada hotel bintang 4 dan 5 pada Maret 2025 tercatat hanya 28,07 persen, sebuah penurunan yang signifikan jika dibandingkan dengan Februari 2025,” kata Aryanto.
Secara keseluruhan, TPK hotel berbintang di Sulsel pada Maret 2025 tercatat 29,52 persen.
Penurunan ini menunjukkan tantangan yang dihadapi sektor perhotelan, meskipun jumlah wisatawan mungkin berperan dalam perubahan tersebut.
Lama Menginap Juga Turun
Selain penurunan TPK, rata-rata lama menginap tamu hotel berbintang di Sulawesi Selatan pada Maret 2025 juga tercatat 1,51 malam.
Rata-rata lama menginap ini turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya, Februari 2025, yang tercatat 1,53 malam.
Rata-rata lama menginap tamu asing di hotel berbintang Sulsel pada Maret 2025 tercatat 2,56 malam.
Sementara itu, rata-rata lama menginap tamu domestik tercatat 1,49 malam.
Ini menunjukkan perbedaan yang signifikan antara lama menginap tamu asing dan domestik di hotel.
Kepala BPS Sulsel, Aryanto, mengatakan, penurunan TPK dan lama menginap ini dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk pilihan destinasi wisata yang memengaruhi keputusan tamu untuk menginap.(*)
| BPS Catat Sulsel Deflasi 0,03 Persen April 2026, Inflasi Tahunan Tembus 2,68 Persen |
|
|---|
| Januari-Oktober 2025 Nilai Ekspor Sulsel Anjlok 20,98 persen, Ini Biang Keroknya! |
|
|---|
| Inflasi Sulsel Oktober 2025 Capai 0,10 Persen, Emas dan Beras Biang Kerok |
|
|---|
| Fenomena Baru: Daya Beli Wara Kota Makassar Parepare Palopo Rendah, Deflasi Tertinggi di Sulsel |
|
|---|
| Pengangguran di Sulsel Tembus 238 Ribu, 12 Bulan Naik 8 Ribu Orang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Ekonomi-Sulsel-pada-triwulan-I-tahun-2025-tumbuh-positif.jpg)