Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilpres 2024

Anies-Ganjar Kompak Sindir 'Bansos', TKD Prabowo-Gibran Sulsel Pasang Badan Bela Jokowi

Calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan dan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo kompak menyindir bantuan sosial (bansos) program pemerintah

Tayang:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-Timur.com
Kolase Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dalam Debat Capres pemungkas pada Minggu (4/2/2024) kemarin, calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan dan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo kompak menyindir bantuan sosial (bansos) program pemerintahan Presiden Jokowi.

Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Sulsel lantas merespons.

Ketua TKD Prabowo-Gibran Sulsel, Andi Damisnur menilai penyaluran bansos itu sudah sesuai mekanisme pemerintah pusat dan telah disetujui oleh DPR RI. 

Dia menjelaskan, penyaluran bansos telah dijadwalkan oleh pemerintah pusat dan dapat mengalami penundaan atau perubahan sesuai dengan berbagai faktor.

"Terkait bansos itu, memang sudah ada jadwalnya, kapan dibagikan, di mana, dan waktunya kapan, itu sudah melalui mekanisme pemerintah pusat atas persetujuan DPR RI, untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan bansos itu," kata Andi Damisnur kepada Tribun-Timur, Senin (5/2/2024).

Sehingga, terkait adanya dugaan politisasi bansos jelang pencoblosan Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024, hal tersebut merupakan pandangan masing-masing individu.

Baca juga: Sudirman Said, Tamsil Linrung, Sahrin, MRR, Asri Tadda Deklarasi Relawan Kawal Suara AMIN Tiap TPS

Dia menekankan, sikap Prabowo Subianto dalam menghadapi pandangan berbeda adalah penerimaan yang baik tanpa menantang atau melakukan perlawanan.

Damisnur juga menegaskan bahwa masukan yang diberikan oleh masyarakat dianggap sebagai masukan yang baik dan tidak menimbulkan masalah.

Baca juga: Hasil Survei Capres Terbaru: Prabowo di 34 Provinsi Tembus 52 Persen Versi PWS, Nasib Anies-Ganjar?

Dengan demikian, TKN Prabowo-Gibran Sulsel menegaskan bahwa Prabowo Subianto menerima dengan baik pandangan berbeda terkait penyaluran bansos dan menganggap masukan dari masyarakat sebagai hal positif.

"Kalau ada berpendapat, kenapa (baru dibagikan) pada situasi saat ini, ya memang kan jadwalnya," ujarnya.

"Ada yang satu bulan karena satu dan lain hal, belum bisa disalurkan, ya mungkin dirapel," tambah mantan Wakapolda Sumatera Barat (Sumbar) ini.

Sebelumnya, Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, memberikan penjelasan mengenai alasan menanyakan soal bantuan sosial (bansos) kepada capres Anies Baswedan dalam debat kelima Pilpres 2024 pada Minggu (4/2/2024).

Ganjar mengungkapkan, bahwa tujuan dari pertanyaannya kepada Anies adalah untuk memberikan pertanyaan aktual terkait bansos yang menjadi perbincangan publik belakangan ini. 

Menurutnya, kewajiban negara dalam melindungi warganya termasuk memberikan bansos.

"Maka ketika terjadi klaim yang begitu masif, anggaran juga besar, dan pemberiannya frekuensinya lebih banyak lagi di awal-awal tahun ini, maka tentu saja kami menanyakan itu agar publik bisa tahu apa sebenarnya," jelas Ganjar Pranowo.

Ganjar menambahkan, pertanyaan tersebut muncul karena data yang belum terlalu bagus dan masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan bansos, sehingga ia ingin publik mengetahui persoalan sebenarnya.

Meskipun menanyakan kepada Anies, Ganjar mengaku bahwa jika diberi kesempatan.

Ia juga akan menanyakan hal yang sama kepada capres nomor urut 2, Prabowo Subianto.

Sebab, hal ini menjadi perhatian publik dan merupakan kewajiban negara.

Dalam debat kelima Pilpres 2024 di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (4/2/2024) malam, Ganjar Pranowo melemparkan pertanyaan soal bantuan sosial (bansos) kepada capres Anies Baswedan.

Pertanyaan ini kemudian dijawab oleh Anies dengan menekankan bahwa bansos harus diberikan kepada masyarakat sesuai kebutuhan penerima, bukan untuk kepentingan pemberi. 

Anies juga menekankan pentingnya bansos tanpa pamrih yang disalurkan tepat sasaran melalui pendataan yang baik.

Pertanyaan Ganjar kepada Anies ini diduga merupakan kritik terhadap langkah pemerintahan Jokowi yang memberikan bantuan sosial dengan skema yang dianggapnya tidak optimal, seperti pemberian bansos dalam satu kali sebulan daripada dirapel tiga bulan sekalian seperti yang dilakukan pada bulan Februari. (*)


 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved