Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Headline Tribun Timur

26.257 Pengawas TPS Wajib Cakap Gunakan Android

Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Sulsel Samsuar Saleh mengatakan, pelantikan dilakukan oleh masing-masing Bawaslu di daerah.

Editor: Sudirman
Bawaslu Maros
Bawaslu Maros melantik 1073 Pengawas TPS (PTPS) di Kantor Bawaslu Maros, Senin, (22/1/2024). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel melantik 26.257 anggota Pengawas tempat Pemungutan Suara (PTPS) Pemilu 2024.

Bawaslu Makassar tercatat paling banyak melantik PTPS yakni sebanyak 4.004 orang.

Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Sulsel Samsuar Saleh mengatakan, pelantikan dilakukan oleh masing-masing Bawaslu di daerah.

“Iye (Iyya), Insya Allah dilantik serentak pada 21-22 Januari. Tergantung lagi keputusan Bawaslu kabupaten atau kota masing-masing, kapan kesiapan mereka," katanya.

Samsuar menambahkan, pengawas TPS dilantik oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di tingkat kecamatan.

“Komisioner pengawas kecamatan melantik mereka dan dimonitoring oleh masing-masing Bawaslu,” kata Samsuar.

Setelah pelantikan, para pengawas TPS diberi bimbingan teknis untuk penggunaan aplikasi Siwaslu.

“Makanya kemarin, kami minta prioritas calon anggota PTPS cakap dalam menggunakan android. Tujuannya karena sistem pelaporan menggunakan aplikasi diakses di handphone masing-masing,” katanya.

Terkait mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW) bagi anggota PTPS yang meninggal sudah disiapkan.

“Kalau mekanisme PAW, misal ada anggota PTPS yang meninggal sebelum hari H pencoblosan itu, akan diganti dengan calon cadangan yang mendaftar di TPS itu,” katanya.

“Selain itu bisa juga mengambil calon cadangan dari PTPS di TPS berbeda asal masih dalam desa yang sama,” Samsuar menambahkan.

Dalam proses perekrutan pengawas TPS, Bawaslu Sulsel mengaku mendapat beberapa tantangan.

Satu di antaranya minimnya jumlah pendaftar pengawas TPS di beberapa wilayah.

“Benar sempat kami temukan. Tapi ini hanya di beberapa wilayah. Misal di daerah terpencil. Itu memang faktor karena kekurangan sumber daya manusia yang sesuai klasifikasi. Tapi sudah kita buka perpanjangan,” katanya.

Secara keseluruhan, sejak pendaftar dibuka pada 2-8 Januari 2024, pendaftaran mencapai 30.368 orang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved