Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Perkim LH Pinrang Kerahkan 10 Truk Angkut Sampah Menggunung di Jalan Poros Bungi-Maroneng

10 truk dikerahkan angkut sampah menggunung di Jalan Poros Bungi-Maroneng, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Minggu (21/1/2024).

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Hasriyani Latif
Perkim LH Pinrang
Pembersihan sampah di Jalan Poros Bungi-Maroneng, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Minggu (21/1/2024). 

TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - Sebanyak 10 truk dikerahkan angkut sampah menggunung di Jalan Poros Bungi-Maroneng, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Minggu (21/1/2024).

Sampah yang hampir menutupi jalan tersebut sudah dibersihkan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH).

Kepala Dinas Perkim LH Sudirman mengungkapkan pembersihan dan pengangkutan sampah juga merupakan  instruksi langsung Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid.

"Kami kerahkan 10 truk untuk angkut sampah yang menggunung di Jalan Poros Bungi-Maroneng,"  kata Sudirman, Senin (22/1/2024).

"Sampahnya baru bersih setelah 60 kali diangkut. Kemudian dibawa ke tempat pemrosesan akhir sampah di Malimpung," ujarnya.

Kawasan Jalan Poros Bungi-Maroneng ini kerap dijadikan tempat pembuangan sampah oleh masyarakat sekitar.

Padahal lokasi tersebut bukan tempat pembuangan sampah.

"Sudah berulang kali kami mengangkut sampah yang menggunung di lokasi tersebut. Hal ini karena kurangnya kesadaran masyarakat dan pemerintah desa setempat," tuturnya.

Sudirman mengaku sudah lama berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat agar melakukan pengawasan dan tanggung jawab terhadap lokasi tersebut.

Namun, tidak ada sikap tegas dari pemerintah desa terhadap masyarakat yang terus saja membuang sampah pada lokasi tersebut.

Sudirman berharap, pemerintah desa setempat sadar memenuhi tanggung jawab dan komitmen yang telah dibangun bersama Pemerintah Kabupaten Pinrang terkait keasrian dan kebersihan lokasi ini.

"Masyarakat setempat juga diminta untuk tidak kembali membuang sampah di lokasi ini karena selain mengganggu pengguna jalan juga mengurangi keasrian dan menimbulkan bau yang kurang sedap," imbuhnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Nining Angreani

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved