Pilpres 2024
Akademisi Unhas: Cak Imin, Gibran, Mahfud MD Hanya Sibuk Bahas Jawa
Hasrullah melihat belum ada pasangan calon (paslon) yang serius membahas terkait pasal 33 ayat 3 UUD 1945 dalam debat cawapres.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Debat calon wakil presiden (cawapres) meninggalkan diskusi menggantung.
Hal ini disampaikan Akademisi Unhas Hasrullah.
Hasrullah melihat belum ada pasangan calon (paslon) yang serius membahas terkait pasal 33 ayat 3 UUD 1945 yang berbunyi 'Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar bagi kemakmuran rakyat'.
Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD dinilai belum mampu menelurkan gagasan penegakan aturan ini.
Padahal, kata Hasrullah, pasal ini sangat penting untuk kemakmuran rakyat Indonesia.
"Tidak ada usulan yang konkret bahwa harus kembali ke UUD 1945 pasal 33 ayat 3," jelas Hasrullah saat dihubungi Tribun-Timur.com, Selasa (22/1/2024).
"Mahfud, Cak Imin, dan Gibran hanya berbicara tentang Jawa. Padahal kalau mau sejahterakan rakyat melalui SDA ya kembali ke aturan itu," lanjutnya.
Dirinya menyebut pelaku tambang yang memanfaatkan SDA Indonesia ini akan mempengaruhi penguasa.
Sehingga penegakan aturan tersebut harus dilakukan.
"Kalau tidak para perompak tambang ini akan mempengaruhi penguasa. Di situ pemerintah harus mengatur regulasi ini, bukan kolaborasi. Karena kalau bukan aturan hukum dalam UUD 1945 itu jelas," lanjutnya.
Fenomena saat ini dilihat Hasrullah sangat miris.
Pasalnya kekayaan alam Indonesia banyak dikuasai kelompok tertentu.
Bahkan lebih jauh melibatkan negara lain dalam menguras kekayaan alam.
Baca juga: Dinamika Menarik di Debat Cawapres, Pengamat: Gibran Cenderung Serang Mahfud-Muhaimin
"Banyak orang mengelola tambang untuk pribadinya. Kita sangat kaya tapi dikelola oleh pribadi dengan kolaborasi negara lain. Padahal kita punya teknologi dan kemampuan," kata penggagas KKN Kebangsaan ini.
Hal ini menurutnya harus dibincangkan para capres dan cawapres.
Dalam mengelola kekayaan alam, negara menurutnya harus hadir terdepan.
Sehingga hasilnya mendongkrak kemakmuran hidup masyarakat Indonesia.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz
Mahfud MD: Saya Lebih Baik dari Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming |
![]() |
---|
Cak Imin Nilai Wacana Pembentukan Presidential Club Positif |
![]() |
---|
Alasan Surya Paloh Tinggalkan Anies Baswedan Usai Kalah di Pilpres, Kini Dukung Prabowo-Gibran |
![]() |
---|
PBB Takut Yusril Ihza Mahendra tak Jadi Menteri? NasDem-PKB Dukung Prabowo |
![]() |
---|
Prabowo-Gibran tidak Mundur Hingga Dilantik Jadi Presiden-Wapres |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.