Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bulog Klaim Stok Beras di Sulselbar Aman untuk 5 Bulan

“Untuk stok di Bulog Sulselbar aman untuk 5 bulan ke depan,” kata Imron Rosidi, saat dihubungi Tribun-Timur.com

Penulis: Rudi Salam | Editor: Saldy Irawan
Kompas.com
Stok beras 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemimpin Perum Bulog Kanwil Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) M Imron Rosidi, mengklaim stok beras aman.

Bahkan, ia menyebut stok beras di Sulselbar bisa mencukupi kebutuhan hingga 5 bulan ke depan.

“Untuk stok di Bulog Sulselbar aman untuk 5 bulan ke depan,” kata Imron Rosidi, saat dihubungi Tribun-Timur.com, Minggu (21/1/2024).

Kendati demikian, ia tidak merincikan mengenai detail angka angka beras di Sulselbar.

“Saya tidak bisa nyebut angka, intinya untuk luar bantuan pangan, Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), dan pasar murah Insya Allah aman sampai 5 bulan ke depan,” sebutnya.

Imron Rosidi juga mengatakan, panen diperkirakan mulai April, dan Bulog akan serap lagi untuk stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Lebih lanjut, ia mengkau optimis terkait penyerapan gabah petani di wilayah Sulselbar. 

“Lihat situasi dan harga yang terjadi waktu panen, harapan Bulog bisa serap,” katanya.

Imron Rosidi juga menanggapi rencana pemerintah mengimpor 3 juta ton beras pada tahun 2024.

Sebelumnya, pemerintah telah mengimpor 3,5 juta ton beras pada 2023.

Menurut Imron Rosidi, Sulselbar juga akan mendapatkan jatah impor beras tersebut.

“Bulog seluruh indonesia akan dapat beras impor, termasuk Sulselbar,” tambah Imron Rosidi.

Diketahui, pemerintah berencana mengimpor beras sebanyak 3 juta ton pada 2024.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, menhatakan bahw kebijakan itu dilakukan buat mengatasi defisit beras sebagai dampak dari El Nino atau fenomena pemanasan suhu muka laut.

"Beras itu tahun kemarin kita impor sekitar 3,5 juta (ton). 3 juta sudah masuk, 500 ribu diharapkan masuk di bulan Januari ini," kata Airlangga, dikutip dari Kompas.com, Minggu (21/1/2024).

Airlangga mengatakan, saat ini Perum Bulog ikut menangani 2 juta ton impor beras, dari 3 juta ton yang direncanakan.

Ia menyampaikan, impor beras itu dilakukan karena dampak situasi El Nino menyebabkan defisit beras nasional sampai 2,3 juta ton.

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved