Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jembatan Gantung Sungai Walanae Maros Putus, 9 Keluarga Terisolir

Kapolsek Camba, Iptu Amran Adam, mengungkapkan bahwa ketinggian air sungai mencapai sekitar 2 meter lebih.

Tayang:
Editor: Saldy Irawan
dok warga
Ilustrasi Jembatan gantung 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Jembatan gantung yang menjadi penghubung antar kampung di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, putus setelah hanyut diterjang arus Sungai Walanae yang meluap.

Kejadian ini menyebabkan sebanyak 9 kepala keluarga terisolir di lokasi tersebut.

Kapolsek Camba, Iptu Amran Adam, mengungkapkan bahwa ketinggian air sungai mencapai sekitar 2 meter lebih.

Baca juga: Baliho Sri Rahmi Hilang di Billboard Depan Markas Polisi Militer Bantaeng

Hal ini pun menyebabkan jembatan kayu sepanjang 40 meter di Dusun Moncongjai, Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana, putus Senin (15/1/2024) kemarin.

Belum ada upaya perbaikan yang dilakukan terhadap jembatan yang putus, dengan alasan cuaca yang masih buruk di lokasi.

Amran juga menyoroti keberadaan perahu yang disediakan oleh pihak desa untuk membantu warga terisolir menyeberangi sungai.

"Sementara disiapkan perahu oleh pak Kepala Desa untuk menyeberangi sungai," ujar Amran.

Namun, dia juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak berenang untuk menyeberangi sungai demi keselamatan.

Amran menyampaikan bahwa meskipun ada jalan alternatif dari Kampung Bisaha ke Punta'ba, namun warga harus menempuh perjalanan sekitar 1 kilometer.

Situasi ini menjadi tantangan bagi warga yang terisolir di tengah cuaca ekstrem dan kondisi jembatan yang belum diperbaiki.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved