Pemilu 2024
Prediksi Sulsel 1 DPRD Provinsi: Petahana Masih Kuat
Partai Nasdem sebagai pemenang Sulsel I pada Pemilu 2019 lalu kini masih mengandalkan petahana dan caleg senior.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Pencoblosan calon legislator sudah mendekati 14 Februari 2024 mendatang.
Calon legislator pun ada yang sudah berhenti sosialisasi jelang pemilihan umum (Pemilu) 2024.
Ada juga yang tak pernah sosialisasi untuk meraih suara.
Beberapa petahana masih kuat untuk mempertahankan kursinya.
Partai Nasdem sebagai pemenang Sulsel I pada Pemilu 2019 lalu kini masih mengandalkan petahana dan caleg senior.
Ketua DPD Partai Nasdem Kota Makassar, Andi Rachmatika Dewi masih diprediksi meraih suara signifikan.
Andi Cicu, sapaan akrab Rachmatika Dewi, memastikan Nasdem siap untuk menang kembali di Pemilu 2024.
Adapun beberapa persiapan Nasdem adalah konsolidasi struktur, konsolidasi caleg, dan pemetaan wilayah.
Ia meyakini jika Nasdem akan tetap keluar sebagai pemenang di pemilu serentak nantinya.
"Yang pasti kami siap untuk menang kembali," katanya.
Cicu masih didampingi politisi muda Partai Nasdem, Andre Prasetyo Tanta juga masih diprediksi meraih suara signifikan.
Ia punya komunitas Tionghoa untuk mendapatkan suara signifikan.
Penantang serius Partai Nasdem masih berasal dari Partai Gerindra dan Partai Golkar.
Partai Gerindra masih menurunkan legislator dua periode, Edward Horas.
Selain itu, Edward disokong pengusaha muda Inas Utami dan Fadel Taufan.
Mereka adalah pengusaha yang mempunyai back kuat dari ayah masing-masing.
Partai Golkar juga mengandalkan Ketua DPD Partai Golkar Makassar, Munafri Arifuddin.
Mantan bos PSM Makassar ini pun bergerak bersama calon legislator.
Ia akan bersaing dengan mantan ketua Komisi E DPRD Sulsel, Kadir Halid untuk meraih suara pertama di Partai Golkar.
Sementara itu, partai papan tengah pun menarget meraih 1 kursi.
Makassar Basis
Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Sulawesi Selatan (DPD PDIP Sulsel) mengungkap target ambisiusnya dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang.
PDIP Sulsel di bawah komando Andi Ridwan Wittiri punya rencana strategis partai untuk meraih dukungan dan mencapai hasil optimal di tingkat daerah.
Wakil Ketua PDIP Sulsel, Iqbal Arifin menegaskan bahwa fokus utama mereka adalah mengamankan kursi-kursi di DPRD Sulsel.
Dari perolehan 8 kursi di Pemilu 2019, kini PDIP percaya diri dapat menambah 7 kursi.
Total kursi yang ditargetkan pada Pemilu Legislatif 2024 adalah 15 kursi DPRD Sulsel dari 11 daerah pemilihan (Dapil).
Salah satu tekad kuatnya adalah menjadikan Dapil Makassar A sebagai basis utama dalam persaingan politik.
Dengan fokus pada penguatan struktur partai dan intensifikasi hubungan dengan masyarakat, PDIP siap memberikan persaingan sengit.
Dapil Makassar A meliputi 11 kecamatan, di antaranya Mariso, Mamajang, Makassar, Ujung Pandang, Wajo, Kecamatan Bontoala, Tallo, Ujung Tanah, Kecamatan Tamalate, Kecamatan Rappocini, Kepulauan Sangkarrang.
Di Dapil Makassar A, PDIP membawa misi merebut dua kursi pada Pemilu 2024 mendatang.
Pada Pemilu 2019 lalu, Nasdem tampil sebagai pemenang di Dapil Makassar A dengan mengantarkan dua kader unggulannya.
Wakil Ketua DPD PDIP Sulsel, Iqbal Arifin berharap pemilu kali ini, partainya mampu menyamai dominasi kursi yang diperoleh partai-partai lain.
Setidaknya kursi terisi semua dari total 11 dapil.
Kemudian dari dapil yang sebelumnya tidak terisi, sekarang ada penambahan.
"Sehingga target PDIP untuk pemilu legislatif di Sulsel, kita menargetkan sampai 15 kursi di DPRD Sulsel. Dapil Makassar A kita menargetkan 2 kursi, kemudian di Dapil III Sulsel (Gowa-Takalar) yang sebelumnya tidak ada kursinya, kali ini kita target bisa terisi," kata Iqbal Arifin, beberapa waktu lalu.
Pertarungan Kursi Terakhir
KURSI terakhir dapil Sulsel 1 DPRD Sulsel juga menjadi perebutan untuk calon legislator.
Kursi ke-9 akan menjadi pertarungan partai papan bawah menurut lembaga survei.
Saat ini, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan, dan Perindo akan merebut kursi terakhir.
PAN saat ini masih diperkuat Nurkanita Kahfi.
Sementara itu, PPP diperkuat mantan wakil ketua DPRD Sulsel, Yusran Sofyan dan Sampara Sarif.
Perindo diperkuat caleg pendatang baru, Kalfin Alloto'dang.(erlan saputra/sim)
pemilihan umum
Partai Nasdem
Kota Makassar
Andi Rachmatika Dewi
Partai Gerindra
Partai Golkar
Munafri Arifuddin
| Ingat Yusran Tajuddin Ketua KPU Bone Terseret Kasus Markup Suara Caleg Sulsel? Segera Disidang DKPP |
|
|---|
| Daftar 9 Caleg Terpilih Mundur Jadi Anggota DPRD Sulsel Demi Maju Pilkada, Siapa Calon Penggantinya? |
|
|---|
| Ketua Bawaslu Mardiana Rusli: Tidak Ada Larangan Penyelenggara Pemilu Bicara ke Media |
|
|---|
| Sosok Legislator PKS Nur Huda Waskitha Naik Motor Butut saat Pelantikan tapi Ternyata Jutawan |
|
|---|
| 8 Caleg Terpilih DPRD Sinjai Terancam Tak Dilantik, Dominasi Jagoan Nasdem-Golkar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/penantang-dapil-sulsel-1.jpg)