Opini
Role Model dan Pendidikan Antikorupsi
Setiap tanggal 9 Desember ada Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia sebagai bentuk komitmen dunia dalam melawan korupsi.
Oleh: A Shaifuddin Bintang
Guru MAN 1 Bone/Pemerhati Gerakan Antikorupsi
Hampir setiap moment selalu saja ada ungkapan tentang anti korupsi dgn berbagai macam narasinya, tetapi setiap saat juga selalu ada laporan dan pengungkapan kasus korupsi.
Motto ungkapan Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani yg menjadi dasar penilaian bebas korupsi dan standar pelayanan (penilaian bagi Kemenkeu) berbanding terbalik dengan kenyataan.
Kadang justru yg dipertontongkan adalah menyerang balik motto itu. Mengapa?
Setiap tanggal 9 Desember ada Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia sebagai bentuk komitmen dunia dalam melawan korupsi.
Korupsi itu kejahatan trans nasional (internasional) krn dampaknya tdk hanya pada pelaku dan korbannya secara langsung tetapi jg pada masyarakat bangsa dan dunia.
Korupsi itu berkorelasi dgn konsistensi penerapan nilai nilai mulia sistem sebuah bangsa.
Hari Antikorupsi Sedunia ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak tahun 2003.
Hakordia (hari anti korupsi dunia) telah menyatukan pandangan negara-negara bahwa korupsi merupakan musuh bersama karena dampak buruk yang ditimbulkannya.
Melalui Hakordia, negara-negara ingin menunjukkan peran dan tanggung jawabnya dalam upaya pemberantasan korupsi yang telah menjadi kejahatan yang luar biasa.
Peringatan Hakordia di Indonesia diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Realitas Penegakan Hukum
Indonesia negara dengan indeks persepsi korupsi terburuk.
Awal tahun 2023 Pemerintah Jokowi kembali mendapat kado buruk soal pemberantasan korupsi dimana Indeks persepsi Korupsi (IPK) Indonesia terjun bebas dari skor 38 menjadi skor 34 atau berada di peringkat 110 dari 180 negara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/A-Shaifuddin-Bintang-Guru-MAN-1-BonePemerhati-Gerakan-Antikorupsi-4.jpg)