Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Update Kasus Subang

Misteri Sosok Mr X Kasus Subang, Bercak Darah di Mobil Alphard Tak Cocok dengan 5 Tersangka

Sosok ini disebut Mr X karena berdasarkan hasil pemeriksaan DNA, bercak darah tersebut tidak cocok dengan korban maupun 5 tersangka kasus Subang.

Editor: Sakinah Sudin
Kolase Youtube Misteri Mbak Suci
Foto Ilustrasi (tak ada kaitan dengan sosok Mr X). Misteri Sosok Mr X Kasus Subang, Bercak Darah di Mobil Alphard Tak Cocok dengan 5 Tersangka. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Inilah Update kasus pembunuhan di Subang atau kasus Subang terbaru, serta informasi kasus pembunuhan ibu dan anak di subang terbaru.

Sosok Mr X dalam kasus subang kini menjadi sorotan.

Hal tersebut setelah Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar menemukan bercak darah misterius di mobil Alphard.

Sebagai informasi, mobil Alphard tersebut adalah tempat ditemukan jenazah Tuti Suhartini (55)  dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (23).

Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu ditemukan tewas di dalam bagasi mobil Alphard mereka yang diparkir di garasi rumah di Subang, Jawa Barat, pada 18 Agustus 2021.

Terbaru, muncul sosok disebut Mr X.

Sosok ini disebut Mr X karena berdasarkan hasil pemeriksaan DNA, bercak darah tersebut tidak cocok dengan korban maupun kelima orang yang telah ditetapkan tersangka kasus Subang.

Adapun, kelima tersangka tersebut yakni Yosep Hidayah (ayah sekaligus suami korban), Mimin Mintarsih (istri kedua Yosep), Muhammad Ramdanu alias Danu (keponakan korban), serta Arighi dan Abi (anak Mimin).

"Di bawah jenazah itu ditemukan DNA (bercak darah) Mr X dan itu masih kita dalami," ujar Dirkrimum Polda Jabar Kombes Surawan, di Mapolda Jabar, Rabu (1/11/2023), dilansir dari TribunJabar.id.

Selain mencocokan DNA dengan kelima tersangka, pihak kepolisian juga turut memeriksanya dengan sejumlah saksi yang pernah dimintai keterangan.

Yosef Hidayah alias Yosep dan Muhamad Ramdanu atau Danu saat digiring Petugas ke Ruang Tahanan Polda usai ditetapkan menjadi tersangka kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, beberapa waktu lalu. (Istimewa)
Tetapi, kata Surawan, tidak ada satupun sampel darah yang cocok dengan bercak darah yang ditemukan di mobil tersebut.

"Belum, dari sekian orang yang sudah kita mintai (sampel darah) belum ada kecocokan," ucapnya.

Saat disinggung mengenai kemungkinan bakal adanya tersangka baru, Surawan belum dapat memastikannya.

Pihaknya masih melakukan pendalaman dengan memintai keterangan dari para tersangka.

"Kita kan masih mencocokkan semua keterangan Danu dan TKP, barang buktinya apa, itu kita lakukan," katanya.

Pra Rekonstruksi Kasus Subang

Suasana Pra Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Jalancagak yang digelar Ditreskrimum Polda Jabar, Kamis (2/11/2023).
Suasana Pra Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Jalancagak yang digelar Ditreskrimum Polda Jabar, Kamis (2/11/2023). (TRIBUNJABAR.ID/AHYA NURDIN)

Detik-detik korban kasus Subang Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu dieksekusi terungkap.

Eksekusi Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu diperagakan dalam pra rekonstruksi kasus subang dilakukan di Jalancagak, Kabupaten Subang, Kamis (2/11/2023).

Pra rekonstruski kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang tersebut digelar sejak pukul 09.00 WIB.

Ada sejumlah adegan yang diperagakan di lokasi. 9 adegan diperagakan di lokasi pedagang pecel lele cepan Masjid Raya Jalancagak.

Pada adegan tersebut kebanyakan curhat Yosep kepada Danu.

Di lokasi pecel lele, Yosep Curhat ke Danu tentang kekesalan dirinya terhadap Tuti Suhartini dan berencana memberikan pelajaran ke Tuti Suhartini.

Kemudian dilanjutkan pra rekonstruksi ke Rumah TKP Pembunuhan Ibu dan Anak di Ciseuti.

Pra Rekonstruksi di TKP atau rumah tempat eksekusi Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu, dalam adegannya, Yosep datang menggunakan motor matic ke TKP.

Kemudian Yosep menunggu Danu di depan pintu TKP.

Tak lama Danu datang menggunakan motor bebek.

Selanjutnya, Yosep masuk ke dalam rumah.

Ketika Yosep sudah masuk kedalam rumah, tiba-tiba dua anak Mimin Mintarsih datang dari arah barat lewat depan rumah, keduanya langsung masuk ke TKP.

Pra Rekonstruksi langsung dilanjutkan di dalam rumah.

Namun sayang adegan di dalam TKP tak bisa terlihat oleh awak media yang hanya bisa mengambil gambar di luar TKP.

Berdasarkan keterangan dari Achmad Taufan, Pengacara Muhamad Ramdhanu (Danu) kepada awak media mengungkapkan, bahwa hingga Istirahat Dzuhur, telah diperankan sekitar 28 adegan.

"Adegan di 2 TKP adegan sudah diperankan sebanyak 25 adegan. Dan rencananya adegan akan diperagakan sebanyak 80 adegan," kata Achmad Taufan, dilansir dari TribunJabar.id.

Berdasarkan keterangan Achmad Taufan, adegan di dalam sudah pada tahap eksekusi Tuti Suhartini.

"Adegan di dalam sudah pada tahap eksekusi Tuti Suhartini oleh ke 3 tersangka yakni Y dan kedua anak Mimin," katanya.

Sementara untuk peragaan eksekusi Amalia masih belum dilakukan karena tadi sudah masuk adzan Dzuhur sehingga di stop dulu untuk istirahat dan makan siang.

"Tadi adegan terakhir sudah sampai eksekusi Tuti Suhartini, dan akan dilanjutkan setelah istirahat Dzuhur dan makan siang," ungkapnya

Ratusan warga menanti di TKP untuk menyaksikan adegan demi adegan kasus pembunuhan yang menewaskan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu yang terjadi pada 18 Agustus 2021 dini hari tersebut.

Adegan Yosep Gendong Jenazah Amel Lewat Pintu Depan

Amalia Mustika Ratu, gadis korban pembunuhan di Subang. 2 Tahun Jadi Misteri Polisi Akhirnya Tetapkan Tersangka, Danu Saksi Kunci.
Amalia Mustika Ratu, gadis korban pembunuhan di Subang. (Kolase Tribun Medan)

Setelah sempat istirahat makan siang, pra rekonstruksi kembali dilanjutkan dengan memperagakan pembunuhan pada Amalia Mustika Ratu.

Dalam adegan kali ini, terlihat Yosep menggendong jenazah Amalia Mustika Ratu.

Yosep Hidayah, ayah kandung Amalia Mustika Ratu membopong jenazah anaknya itu melalui pintu depan sebelum memutari mobil Alphard dan memasukkannya ke dalam bagasi mobil.

Adegan saat Yosep Hidayah, yang digantikan oleh polisi membopong Amalia itu langsung disambut teriakan histeris warga.

Warga banyak yang tak beranjak saat menyaksikan adegan itu meski saat itu hujan mengguyur.

Oknum Banpol dan Perwira Polisi Diperiksa

Sebelumnya, Surawan juga telah memeriksa saksi kasus Subang lainnya yaitu anggota bantuan polisi (banpol) dan perwira polisi.

Pemeriksaan tersebut dilakukan pada Selasa (31/10/2023).

Menurut Surawan, pemanggilan terhadap anggota Banpol dilakukan untuk menjelaskan soal kedatangannya ke tempat kejadian perkara (TKP) kasus Subang.

Selain itu, banpol itu juga diduga membersihkan kamar mandi dan mengambil beberapa barang di rumah termasuk yang ada di mobil Alphard.

"Kita ingin mendapatkan keterangan yang pasti dari mereka, siapa yang memerintahkan kemudian tujuan utamanya apa," katanya.

Sementara itu, terkait perwira polisi yang turut diperiksa, Surawan menegaskan belum tentu terlibat kasus Subang ini.

"Ini yang kita dalami, kita periksa semua dan kita mintai keterangan supaya kita lebih jelas lagi," ucapnya.

Temukan Golok

Selain itu, Polda Jabar akhirnya mengamankan golok yang diduga digunakan untuk menewaskan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu, pada 18 Agustus 2023 silam.

Polisi mendapatkan golok setelah melakukan penggeladahan di empat tempat, Selasa (31/10/2023).

Surawan mengatakan, penggeledahan dilakukan di empat rumah, masing-masing milik Yoris, Mulyana, anggota Banpol, dan seorang perwira polisi. 

Dari penggeledahan di empat rumah itu, polisi mengamankan sejumlah barang yakni telepon genggam, memori card, laptop, stik golf, dan golok. 

"Kita amankan untuk dilakukan pemeriksaan ulang. Kita cek dan uji swab ulang lagi manakala ada DNA korban di situ nanti," kata Surawan.

Menurutnya, penggeledahan di rumah milik Yoris, Mulyana, anggota Banpol dan perwira polisi itu dilakukan lantaran ke empatnya diduga sempat masuk ke dalam TKP.

"Mereka itu orang-orang yang datang pada saat TKP awal," ungkap Surawan.

"Jadi, mereka ada yang diperintahkan untuk membersihkan kamar mandi, kemudian mengambil barang-barang di sana termasuk juga mobil," sambungnya. (*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved