Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Update Kasus Subang

Kasus Subang Terbaru: Sosok Mulyana Adik Yosep Dicurigai Masuk TKP, Rumahnya Digeledah Polisi

Sosok Mulyana adik Yosep Hidayah kembali menjadi sorotan dalam bergulirnya kasus Pembunuhan Ibu & Anak di Subang

Editor: Sakinah Sudin
Dwiky Maulana Vellayati/Tribun Jabar
Mulyana (54) adik kandung dari Yosep saat ditemui dikediamannya Desa Tambakan, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Minggu (10/10/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sosok Mulyana adik Yosep Hidayah atau Yosef kembali menjadi sorotan dalam bergulirnya kasus Pembunuhan Ibu & Anak di Subang.

Pasalnya, kediaman Mulyana masuk daftar penggeledahan tim penyidik Polda Jabar, bersamaan dengan rumah milik Yoris, anggota Bantuan Polisi (Banpol), dan perwira polisi.

Kepala Ditreskrimum Polda Jabar Kombes Surawan mengatakan penggeledahan di rumah milik Mulyana dan tiga orang lainnya itu dilakukan karena diduga sempat masuk ke dalam tempat kejadian perkara (TKP).

"Mereka itu orang-orang yang datang pada saat TKP awal," ujar Surawan di Mapolda Jabar, Rabu (1/11/2023), dilansir dari TribunJabar.id.

"Jadi, mereka ada yang diperintahkan untuk membersihkan kamar mandi, kemudian mengambil barang-barang di sana termasuk juga mobil," lanjutnya.

Penggeledahan sekaligus pemeriksaan tersebut berlangsung pada Selasa (31/10/2023).

Dari hasil penggeledahan di empat rumah tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang yakni telepon genggam, memory card, laptop, stik golf dan golok. 

"Kita amankan untuk dilakukan pemeriksaan ulang. Kita cek dan uji swab ulang lagi manakala ada DNA korban di situ nanti," ujar Surawan.

Sosok Mulyana

Dilansir dari Tribunnewsbogor, Mulyana merupakan salah satu orang penting di Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang.

Adik kandung Yosep Hidayat ini pernah menjabat sebagai Pelaksana Jabatan Sementara (PJS) Kepala Desa Tambakmekar, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang pada tahun 2017.

Jabatannya tersebut diemban pada masa transisi pemilihan Kepala Desa Tambakmekar tahun 2017.

Hingga akhirnya Dede Ruhendi terpilih sebagai kades baru secara resmi pada Januari 2018.

Mulyana memiliki seorang anak bernama Arif, yang merupakan anggota polisi.

Sama seperti Yosep, Mulyana juga memiliki hobi bermain golf, seperti yang terlihat dari foto-foto Facebook miliknya.

Ketika kasus Subang ini pertama kali mencuat, Mulyana kerap pasang badan untuk sang kakak.

Ia begitu yakin bahwa Yosep tidak bersalah dalam kasus yang menewaskan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu ini.

Diduga Pernah Terobos TKP

Kuasa hukum Yosep Hidayah, Achmad Taufan pernah mengatakan bahwa Mulyana ikut masuk menerobos TKP satu hari setelah kasus Subang terjadi.

"Yoris mengungkapkan bahwa di tanggal 19 Agustus 2021 itu bukan hanya Danu yang masuk ke TKP," kata Achmad Taufan, dilansir dari Tribunjabar.id, Rabu (10/11/2021).

"Ada juga Pak Yosef dan Pak Mulyana juga masuk ke TKP dan kita juga sudah melaporkan (Mulyana) ke polisi juga untuk diusut," lanjutnya.

Taufan mengatakan, Yosep dan Mulyana menerobos garis polisi pada 19 Agustus 2021 sore hari, sebelum Danu menerobos garis polisi setelah disuruh petugas Banpol.

"Itu kejadiannya tanggal 19 Agustus waktu jam empat sore lebih dan disitu, dalam keterangan Yoris bahwa ada barang yang juga dibawa oleh Pak Yosef di TKP," katanya.

Ambil Kucing

Mengenai hal itu, Mulyana pernah membenarkan bahwa ia dan Yosep memang menerobos TKP seperti yang dikatakan Achmad Taufan.

Tetapi, menurut Mulyana, kedatangannya itu untuk mengambil kucing milik Amalia Mustika Ratu.

Tak hanya kucing, kata Mulyana, pihak penyidik juga meminta keluarga korban mengambil mobil Yaris yang terparkir di TKP.

"Ke sananya itu kita satu mobil, yang pakai mobil putih itu Pak Yosep, sama Yoris, Arif, dan Bang Gede," ungkap Mulyana, dilansir dari TribunnewsBogor.com pada Kamis (11/11/2021).

"Saya satu mobil pakai mobil hitam dengan Pak Aep. Saya dengar di Polsek, itu kasihan kucing (enggak ada yang urus)," lanjutnya.

Polisi Janji Usut Tuntas

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar bertekad mengupas tuntas kasus Subang yang menewaskan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

Hal tersebut disampaikan Kepala Ditreskrimum Polda Jabar Kombes Surawan ketika menggelar prarekonstruksi di TKP, Selasa (31/10/2023).

Menurut Surawan, sulitnya kasus Subang terungkap hingga memakan waktu dua tahun karena kurangnya ketelitian.

Namun, dengan hasil penyidikan yang perlahan mulai terkumpul, pihaknya yakin kasus Subang akan segera terungkap sejelas-jelasnya.

"Insyaallah kali ini kita bisa ungkap sampai tuntas, karena penyidikan sebelumnya kurang ketelitian aja," kata Surawan, dilansir TribunJabar.id.

"Kurang merangkai hasil temuan baik barang bukti maupun hasil forensik dan  Puslabfor," lanjutnya.

 

 

 

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved