Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Praktik Nikah di Pinrang

Penjelasan Kepala MAN Pinrang Soal Video Praktik Pernikahan di Sekolah Viral di Media Sosial

Penjelasan Kepala MAN Pinrang, Ansyar Sangiang mengenai video viral praktik pernikahan di lingkungan sekolah.

zoom-inlihat foto Penjelasan Kepala MAN Pinrang Soal Video Praktik Pernikahan di Sekolah Viral di Media Sosial
ist
Viral video praktik pernikahan adat Bugis oleh siswa-siswi MAN Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel). 

"Ada 150 siswa dari kelas 12 Mipa 1- 12 Mipa 5 yang terlibat. Semuanya punya peran masing-masing. Mereka membentuk panitia. Ada yang jadi pengantin, penghulu, kerabat perempuan, kerabat laki-laki dan sebagainya," ujarnya. 

Proses praktik nikah juga digelar seperti pernikahan sesungguhnya. Mulai dari taaruf, khitbah, mappettuada, mattala undangan, mappacci, ijab kabul, mappasikarawa dan lain sebagainya. 

"Untuk acara sebesar ini tidak bisa sendiri. Jadi ini kolaborasi. Saya manfaatkan tenda yang sudah ada di sekolah untuk dijadikan tenda pengantin. Kemudian jalin komunikasi dengan alumni untuk sponsor kegiatan. Baju-baju yang digunakan itu semua sponsor alumni. Kemudian untuk prasmanan itu biaya yang dikumpulkan siswa dengan seikhlasnya," ungkapnya. 

Hariyanti tidak bisa menyebutkan secara umum berapa jumlah biaya dalam praktik nikah ini. 

Dikatakan, ada beberapa sponsor dan sisanya merupakan sumbangan dari siswa-siswi. 

"Kami tidak memberatkan mereka. Seikhlasnya saja berapa. Uang itu kemudian mereka kelola sendiri untuk menyewa dekorasi pelaminan dan juga makanannya," ujarnya. 

Wakamad MAN Pinrang, H Suharto mengatakan semua aktivitas yang dilakukan MAN Pinrang berkaitan dengan kurikulum. 

Begitu juga dengan praktik pernikahan yang ada di mata pelajaran fiqih. 

"Implementasinya itu pelajaran fiqih 25 persen praktek dan 75 persen teori. Untuk fiqih ini, di ujung kurikulum k13, nuansa di dalamnya bagaimana cara kita berkolaborasi dengan kearifan lokal. Ada budaya adat istiadat pernikahan dan dikombinasi dengan budaya Bugis yang tidak bertentangan dengan Islam," ungkapnya. 

Suharto mengatakan, MAN Pinrang merupakan sekolah pertama yang menggelar praktik nikah yang seperti sungguhan ini di Sulawesi Selatan. 

"Iya, ini yang pertama kalinya di Sulsel. Praktik nikah yang dilakukan ini untuk tingkat SMA/SMK belum ada. Ini terlaksana karena dukungan siswa dan siswi bahkan orang tua dan alumni sekolah," ujarnya. 

Dia berharap, dengan adanya praktik nikah ini menjadi edukasi bagi siswa-siswi MAN Pinrang jika nantinya mereka berumahtangga. (*)

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved