Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tewas Bersimbah Darah

ASTAGFIRULLAH! Cekcok Pria di Jeneponto Berujung Maut, Korban Malu Ditagih Utang Rp4 Juta

Korban yang merasa dipermalukan gegara ditagih utang pun tiba-tiba mengambil pisau dapur lalu dihentakkan ke arah Ramli.

Shutterstock
Ilustrasi - Cekcok berujung maut di Jeneponto, korban merasa dipermalukan gara-gara ditagih utang Rp4 juta. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Terungkap penyebab Ramli (43) tega menghabisi Sony (52) dengan sadis.

Sony ditemukan tewas bersimbah darah di rumah Risno (43), Jl Lanto Daeng Pasewang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Jumat (20/10/2023) sore.

Pengakuan pelaku, ia menghabisi Sony dipicu utang senilai Rp4 juta lebih.

Uang yang sejatinya digunakan Ramli untuk melunasi mobilnya yang tergadai malah digunakan oleh korban dan tak dikembalikan padahal sudah lewat jatuh tempo.

"Mobilku kugadai di Karaeng Balang, tapi pas saya mau tebus uangnya dia (korban) yang gunakan," ujarnya di Ruang Penyidik Polsek Binamu, Jeneponto, Jumat (29/10/2023) malam.

Menurut Ramli, uang yang dipinjamkan kepada Sony akan dilunasi dalam tempo tujuh hari.

Uang tersebut akan digunakan korban untuk pembayaran di kamvas rokok.

"Dia minta perjanjian pelunasan selama lima hari, tapi saya bilang tujuh hari biar waktunya tidak sempit, tapi akhirnya sampai dua bulan lebih dia tidak lunasi," jelasnya. 

Selain itu, sepeda motor milik Ramli juga ikut tergadai.

Hasil gadai tersebut dipinjam oleh korban senilai Rp1 juta.

"Motorku juga kasian tergadai Rp1 juta naambil, dia bilang jangan kasi tau Risno (pemilik rumah), nanti saya tebus semua dendanya," tuturnya.

"Saya kasi kan bukan karena dia, tapi karena Risno yang saya lihat, karena di rumahnya Risno tinggal," katanya.

Baca juga: Kronologi Pria di Jeneponto Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dalam Rumah, Sempat Adu Mulut

Tak cukup sampai di situ, rasa kesal Ramli memuncak ketika nomor WhatsAppnya diblokir oleh korban.

"Om kenapaki blokir HPku kodong, kalau mauki blokir HPku lunaspi utangta, HPnya istriku kugadai tong, kalau mauki kutelepon bagaimana, mauki kutemui nda bisa," tutupnya.

Kendati demikian, pelaku yang merasa dirugikan langsung mendatangi korban di kediaman Risno yang berada tepat di depan SMPN 1 Binamu. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved