Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Uang Terbakar

Tiga Fakta Emak-emak Menangis Gegara Uangnya Rp11 Juta Hangus Terbakar

Peristiwa kebakaran ini terjadi di Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, Kamis (5/10/2023).

Editor: Sudirman
Ist
Viral emak-emak di Solo nangis uang segepok hangus saat kebakaran. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Viral emak-emak menangis gegara uangnya terbakar.

Video ini dibagikan akun Instagram @ics_infocegatansolo.

Peristiwa kebakaran ini terjadi di Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, Kamis (5/10/2023).

Berikut fakta emak-emak menangis akibat uangnya terbakar:

1. Uang Arisan

Soud binti Abdul Kadir Al Jufri mengaku uang yang terbakar merupakan hasil arisan.

"Uang dapat arisan," ujar Soud binti Abdul Kadir Al Jufri

Ia mengaku uang arisan baru ia terima.

Sehingga belum ia belanjakan untuk usahanya.

2. Rp11 Juta Terbakar

Total uangnya yang terbakar sebesar Rp11 juta.

"Uang dapat arisan. (Totalnya) Rp11 juta ini," ujar Soud binti Abdul Kadir Al Jufri yang merupakan pemilik uang.

Sejumlah emak-emak merasa iba atas kejadian di Pasar Kliwon.

Apalagi sampai harus kehilangan uang sebesar Rp11 juta.

"Ibu turut perihatin sabar nggih mugi angsal gantos e nggih bu saking allah swt," tulis @putrirahma6.

3. Respon BI

Bank Indonesia turun tangan membantu Soud binti Abdul Kadir Al Jufri.

Soud binti Abdul Kadir Al Jufri viral di media sosia lantaran uangnya hangus dilalap api.

Plt. Kepala Kantor Perwakilan BI Solo, Bimala mengaku, segera turun tangan mencari keberadaan Soud.

"Jadi sebetulnya kami dapat berita itu karena ini musibah. Kami prihatin dan ikut membantu agar korban tidak terlalu down. Teman-teman sudah mencari ke rumah beliau," ujarnya.

 BI mengajak Soud pergi ke kantor sembari membawa uang miliknya.

Uang yang hangus diteliti satu per satu untuk melihat kondisinya.

"Setelah diteliti keasliannya Rp 9.150.000. meskipun Bu Soud mengatakan membawa Rp 8 juta. Ternyata diteliti Rp 9.150.000," tambah Bimala.

Bimala kemudian merincikan, sekitar separuh uang milik Soud yang bisa ditukar.

Sesuai peraturan BI, uang rusak harus utuh dua pertiga bagian agar bisa dapat penggantinya.

Bima menegaskan, pihaknya siap membantu mempermudah penukaran uang milik Soud.

"Kami tunggu karena sifatnya musibah. Ini urgent karena beliau korban," tandasnya.

 

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved