Jeneponto Cuma Punya 2 Unit Mobil Damkar, Komisi I DPRD: Keuangan Daerah Tidak Cukup Beli Unit
Komisi I DPRD Jeneponto tidak mengalokasikan anggaran pengadaan armada Damkar yang kini tersisa dua unit.
Penulis: Muh. Agung Putra Pratama | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) tengah menjadi perbincangan.
Di tengah maraknya kebakaran membuat para petugas Damkar harus bekerja keras.
Namun disisi lain, tuntutan pekerjaan tersebut tak didukung dengan fasilitas armada yang disiapkan Pemda Jeneponto.
Bahkan, Komisi I DPRD Jeneponto tidak mengalokasikan anggaran pengadaan armada yang kini tersisa dua unit.
"Pengadaan tidak ada karena waktu itu kan laporannya dia punya dua unit, ada empat unit stand by, rusak. Jadi dua unit itu kalau kita tambah empat unit kan sudah enam unit," ujar Ketua Komisi I DPRD Jeneponto, Islam Iskandar melalui telepon, Senin (2/9/2023).
Sebagai langkah upaya membantu Dinas Pemadam Kebakaran, Komisi I DPRD hanya mengalokasikan anggaran perbaikan.
Totalnya Rp250 juta untuk perbaikan empat unit damkar yang rusak.
"Nah dalam uraian empat unit itu ditambahkan anggaran Rp250 juta untuk perbaikannya," jelasnya.
Meski demikian, Komisi I DPRD Jeneponto kembali akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak Damkar.
Hal itu memungkinkan akan mendapat tambahan anggaran dari sumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ataupun Belanja Tidak Terduga (BTT).
"Inimi saya mau kembali rapatkan dulu karena ini kan mendesak jadi coba kita upayakan, kalau memang masih ada anggaran APBD-nya ini boleh jadi kita coba pakai BTT karena ini mendesak," sambungnya.
Baca juga: Minim Armada, Kabid Damkar Jeneponto Curhat Sering Dihujat Saat Lamban Tangani Kebakaran
"Paling lambat pekan ini InsyaAllah," terangnya.
Disamping itu, Islam tak menampik soal kurangnya anggaran pengadaan unit armada di Dinas Kebakaran Jeneponto.
Ia mengaku, keungan pemerintah daerah untuk membeli unit armada tak cukup meskipun cuma satu unit.
"Tidak cukup keuangan daerah untuk membeli unit," tegasnya.
Baca juga: Damkar Makassar Catat 63 Peristiwa Kebakaran Selama September, Listrik hingga Lilin Jadi Penyebab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Ketua-Komisi-I-DPRD-Jeneponto-Islam-Iskandar-jj.jpg)