Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Operator SD Meninggal di Kamar

Sebelum Ditemukan Meninggal di Dalam Kamar, Operator SD di Pinrang Sempat Mengeluh Sakit Dada

Seorang pria bernama Mukramin (46) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya, Jalan Abdullah, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang.

Editor: Sakinah Sudin
Tribun Timur/ Nining Angreani
Kapolsek Watang Sawitto Kompol Saharuddin bersama personel BPBD Pinrang saat mengevakuasi mayat seorang pria di dalam kamar rumahnya, Jalan Andi Abdullah, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Senin (11/9/2023). 

TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - Seorang pria bernama Mukramin (46) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya, Jalan Abdullah, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Senin (11/9/2023) malam.

Diduga Mukramin meninggal karena penyakit jantung yang diderita.

Diketahui Mukramin bekerja sebagai operator di SDN 12 Pinrang.

Kepala SDN 12 Pinrang, Tangge M Said mengatakan terakhir bertemu dengan Mukramin pada Sabtu (9/9/2023).

"Terakhir saya bertemu di sekolah hari Sabtu. Itu hari saya telepon untuk datang ke sekolah kerja dapodik," kata Tangge kepada Tribun Timur, Selasa (12/9/2023).

Saat datang di sekolah, Mukramin sempat mengeluh kalau dadanya sakit.

"Datang pagi, dia bilang sakit dada ku. Saya bilang pergi mi dulu makan, Pak. Saya kasi juga uang Rp20 ribu untuk beli makanan. Jadi dia pergi beli nasi uduk," tuturnya.

Dikatakan, Mukramin meninggalkan sekolah sekitar pukul 12.30 Wita.

Tenggae juga sempat menelpon Mukramin pada Sabtu sore.

"Kebetulan waktu itu ada kegiatan di sekolah. Jadi banyak makanan. Sabtu sore itu saya telepon lagi. Niatnya mau menyuruh Pak Mukramin ke sekolah untuk makan. Tapi, nomornya sudah tidak aktif," katanya.

Tenggae kembali menelpon Mukramin sebelum upacara di sekolah, Senin (11/9/2023) pagi.

"Pas hari Senin sebelum upacara saya telepon, tapi tidak aktif. Selesai upacara saya telepon lagi, tapi masih tidak aktif," ungkapnya.

Tenggae merasa aneh, karena biasanya, jika Mukramin tidak ke sekolah, akan ada penyampaian sebelumnya.

Dia mengaku tidak mengetahui pasti penyakit yang diderita Mukramin.

"Terakhir dia cuma bilang kalau dadanya sakit. Sebelumnya juga pernah cerita kalau tekanannya naik. Mungkin ada penyakit hipertensi," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved