Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Operator SD Meninggal di Kamar

Penyebab Operator SD di Pinrang Meninggal, Ditemukan di dalam Kamar usai 2 Hari Tak Ada Kabar

Kapolsek Watang Sawitto Polres Pinrang, Kompol Saharuddin mengatakan diduga korban meninggal karena penyakit yang diderita.

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Sakinah Sudin
Tribun Timur/ Nining Angreani
Kapolsek Watang Sawitto Kompol Saharuddin bersama personel BPBD Pinrang saat mengevakuasi mayat seorang pria di dalam kamar rumahnya, Jalan Andi Abdullah, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Senin (11/9/2023). 

TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - Mukramin (46) , operator di SDN 12 Pinrang, ditemukan meninggal dunia di kamar rumahnya, Jalan Andi Abdullah, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Senin (11/9/2023) malam.

Kapolsek Watang Sawitto Polres Pinrang, Kompol Saharuddin mengatakan diduga korban meninggal karena penyakit yang diderita.

"Kami tanya ke keluarganya, korban mengidap penyakit jantung," kata Kompol Saharuddin saat ditemui Tribun-Timur.com di lokasi kejadian.

"Korban diduga sudah meninggal dua hari sebelum ditemukan," jelasnya.

Polisi juga tidak menemukan indikasi adanya kekerasan pada tubuh Mukramin.

"Kami olah TKP dengan inafis, tidak ada hal-hal yang mencurigakan atau dugaan indikasi kekerasan," ujarnya.

Dia menuturkan, keluarga menerima kematian korban secara wajar.

Kronologi

Kompol Saharuddin mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh keluarganya.

"Awalnya keluarga curiga kenapa korban ini tidak terlihat ataupun keluar rumah selama dua hari," ujarnya.

Kompol Saharuddin mengungkapkan, karena tidak mendapat kabar dari Mukramin, akhirnya salah satu keluarga imi pergi mengecek keberadaan Mukramin.

Namun, dari luar rumah, tercium bau tidak enak.

Keluarga yang mengecek keberadaan Mukramin ini kemudian memanggil orang untuk menemaninya masuk ke rumah.

"Pintu sempat di dobrak. Saat masuk di dalam kamar, Mukramin sudah ditemukan meninggal dunia," ujarnya.

Jenazah Mukramin dievakuasi langsung oleh Kompol Saharuddin dibantu dengan personel BPBD Pinrang.

Saat jenazah dibawa ke ambulans, tampak keluarga menangis sembari menyebut nama korban.

Selanjutnya, jenazah Mukramin dibawa ke RSUD Lasinrang Pinrang untuk penanganan lebih lanjut.  (*)

Laporan jurnalis Tribunpinrang.com, Nining Angreani

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved