Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Headline Tribun Timur

PDAM Minta Warga Bersabar, Suplai Air 9 Kecamatan di Makassar Terganggu

Masyarakaat Sulawesi Selatan diimbau menghemat air bersih dan mewaspadai semua bentuk bencana dampak kemarau.

Tayang:
Editor: Hasriyani Latif
DOK TRIBUN TIMUR
Ilustrasi - Masyarakaat Sulawesi Selatan (Sulsel) diimbau menghemat air bersih dan mewaspadai semua bentuk bencana dampak kemarau. Di Makassar suplai air bersih PDAM 9 kecamatan terganggu. 

Hal ini diakibatkan banyaknya aktivitas tambang dan alih fungsi lahan di bagian hulu.

"Ini mengakibatkan tidak ada cadangan air saat kemarau, sementara saat musim hujan air membeludak karena tidak ada resapan di hulu," ujarnya.

Kondisi Daerah

Perusahaan Air Minum (PAM) Tirta Karajae, Kota Parepare, menyiapkan langkah strategis mengantisipasi dampak kemarau disertai fenomena El Nino tahun ini.

Direktur PAM Tirta Karajae, Andi Firdaus Djollong, mengatakan saat ini debit air di Salo (Sungai) Karajae yang menjadi sumber utama air PAM Tirta Karaje menurun drastis.

Langkah strategis yang dilakukan adalah membendung daerah aliran sungai (DAS) Salo Karajae sebagai upaya menampung air baku.

“Kami turunkan eskavator lalu kami tambal agar terjadi kenaikan air. Itu skema untuk Salo Karajae,” beber Andi Firdaus.

PAM Tirta Karajae Parepare juga memanfaatkan sumur dalam yang telah dihibahkan oleh pemerintah daerah.

“Kami sudah melakukan maintenance untuk memaksimalkan fungsi sumur dalam tersebut. Jika sungai sudah tidak bisa lagi dimanfaatkan, maka sumur dalam ini akan kami dorong ke wilayah atas untuk menyuplai air bagi pelanggan,” tambahnya.

Di Kabupaten Wajo, PDAM setempat bersama Petugas Operasi Bendungan (POB) melakukan penutupan pintu air Bendung Gerak Tempe (BGT) yang membendung aliran Sungai Cenranae.

Penutupan pintu BGT untuk mempertahankan muka air Danau Tempe pada elevasi tertentu agar bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan masyarakat, termasuk sebagai sumber air bersih PDAM.

Koordinator Petugas Operasi Bendungan (POB) BGT, Muin, mengatakan sejak pekan lalu sudah mengantisipasi terjadinya kekeringan akibat musim kemarau dan adanya fenomena El Nino.

"Sudah kami lakukan beberapa langkah, seperti menutup pintu bendungan sebagai cadangan air," ujarnya.

Krisis air akibat kemarau juga terjadi di Kabupaten Maros.

Sudah dua pekan, warga di sejumlah kecamatan kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved