Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemlu 2024

Elite Politik Tarung di Dapil ‘Neraka’ Sulsel II

Tokoh masyarakat dan elite politik akan memperebutkan sembilan kursi di daerah pemilihan (dapil) Sulsel II. 

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Muh Hasim Arfah
tribun timur/lili
Tokoh masyarakat dan elite politik akan memperebutkan sembilan kursi di daerah pemilihan (dapil) Sulsel II. Dapil ini mendapatkan sebutan dapil neraka pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 lalu.  

Selama empat tahun terakhir, ia merenung bahwa perjuangan untuk mensejahterakan rakyat tidak hanya melalui eksekutif, tetapi juga bisa di legislatif dengan menjadi wakil rakyat.

"Tidak harus eksekutif, di legislatif juga bisa memperjuangkan idealisme dan gagasan. Inilah yang mendorong saya untuk maju calon anggota DPR RI," katanya.

Nurdin juga mengungkapkan, bahwa di Kabupaten Maros, suara yang ia raih di Pilgub 2018 mencapai 16 ribu-an.

Makanya, ia percaya masyarakat Kabupaten Maros bisa memenangkannya di Pileg 2024 dan mengantarkan Golkar sebagai partai pemenang.

Nurdin mengakui paham betul dengan kendala yang dialami masyarakat Bontoa sebagai wilayah pesisir Maros.

Nelayan misalnya, banting tulang di tengah laut tetapi pendapatannya tidak signifikan. Justru yang menikmati hasil jerih payah para nelayan adalah pemilik modal.

"Saya tahu betul yang nikmati hasilnya adalah punggawanya. Sampai sekarang kekuasaannya belum bisa diputus," ujarnya.

Nurdin juga mengungkapkan salah satu solusi bagi warga pesisir. Yakni dengan mengelola Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di bawah naungan koperasi.

"Itu bisa dikelola. Saya minta Ketua DPRD (Andi Patarai Amir) untuk memperjuangkan. Saya juga akan bicara dengan Pak Bupati, saya sahabat dengan beliau," bebernya.(ari)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved