Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Transformasi Digital Perekonomian Sulsel

Transformasi digital dalam perekonomian Sulsel berkaitan dengan akselerasi penggunaan teknologi digital dalam kegiatan produksi dan konsumsi..

dok pribadi/syarkawi rauf
Muhammad Syarkawi Rauf Dosen FEB Unhas '. 

Fokus Pengembangan

Pengembangan ekonomi digital di Sulsel saat ini lebih banyak terfokus pada e-commerce yang meliputi aplikasi penjualan melalui marketplaces (kios online), penjualan langsung dari produsen ke konsumen (direct-to-consumer), dan penjualan kebutuhan pokok secara online (groceries).

Penggunaan teknologi digital seperti AI, big data, IoT, dan robotic di sektor pertanian masih sangat kecil.

Sebagai contoh, proses pemupukan dan panen (harvesting) belum mengaplikasikan artificial intliggence dan robotic. Dimana proses digitalisasi masih sebatas kegiatan tertentu di pelabuhan, seperti bongkar muat yang beralih menjadi serba otomatis.

Sementara konsep smart cityjuga belum berkembang dengan baik di Sulsel.

Smart city adalah kota yang mampu menggunakan SDM, modal sosial, dan infrastruktur telekomunikasi modern untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan mencapai kualitas kehidupan yang tinggi, dengan manajemen sumber daya yang bijaksana melalui pemerintahan berbasis partisipasi masyarakat (Caragliu, 2010).

Transformasi digital perekonomian Sulsel masih akan fokus pada sejumlah isu, yaitu: mengurangi kesenjangan keterampilan digital di pasar tenaga kerja, terbatasnya ketersediaan talenta dengan skill spesifik, tingginya kesenjangan skill antar pemimpin organisasi pemerintahan dan swasta, lemahnya kemampuan menangkap peluang, rendahnya fleksibilitas regulasi dan terbatasnya sumber pembiayaan.

Secara khusus, dalam rangka meningkatkan keterampilan digital, langkah yang dapat dilakukan dalam jangka pendek adalah menyusun kurikulum pembalajaran dengan memperkenalkan sejak dini konsep ekonomi digital kepada siswa sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah umum (SMU).

Pengenalan konsep ekonomi digital dilakukan sesuai tahapan perkembangan intelektual peserta didik dari SD hingga SMU.

Pemerintah daerah diharapkan memfasilitasi pengembangan eksosistem ekonomi digital di Sulsel yang melibatkan semua stakeholder termasuk sektor pendidikan.

Dimana ekonomi digital mengutamakan pengembangan skala usaha melalui jaringan. Semakin besar jaringan maka semakin besar manfaat yang dapat diterima dari ekonomi digital.

Akhirnya, sektor pendidikan Sulseljuga harus berpartisipasi meningkatkan literasi digital.

Menyusun ulang program akuisisi kompetensi sehingga sesuai kebutuhan dunia kerja, yaitu kompetensi berpikir kritis (critical thinking), kemampuan memecahkan masalah (problem solving), bekerja dalam tim bersama orang lain (networking), dan kemampuan mengelola diri sendiri (self-management). (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved