Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

32 Tahun Dusun Peppangan Pinrang Tanpa Listrik, Ini Jawaban PLN

Hal itu dikatakan Manager PT PLN (Persero) UP3 Pinrang Jimy Indra Baskara saat audiensi dengan Bupati Pinrang, Selasa (13/6/2023).

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Saldy Irawan
DOK PLN
PLN menangani tower transmisi 

"Dari tahun 1991 hingga sekarang, masyarakat Dusun Peppangan tidak pernah merasakan aliran listrik. Sudah 32 tahun lamanya," katanya.

Dia menuturkan, pihaknya telah berapa kali turun melakukan aksi. Bahkan telah audiensi dengan pihak-pihak terkait utamanya pemerintah dan PLN.

"Namun, hingga saat ini Peppangan belum menyala," ujarnya.

Dia menuturkan, dari awal sudah diberitahu kalau kawasan Peppangan adalah kawasan hutan lindung.

Kemudian, mereka dijanji akan diuruskan kelengkapan dokumen agar Peppangan bisa dialiri listrik.

"Kami sudah audiensi dengan Pemkab Pinrang, pihak PLN Pinrang bahkan PLN Makassar. Tapi, kami dijanji terus. Katanya mereka mau uruskan kelengkapan berkasnya agar Peppangan bisa di aliri listrik. Nyatanya, sampai sekarang tidak ada. Malah kita kayak di pimpong," tuturnya.

Maka dari itu, kata Andi, pihaknya meminta Ketua dan anggota DPRD Pinrang untuk memberikan atensi dan mengakomodir masyarakat agar segera mendapatkan aliran listrik.

"Padahal PLTA terbesar di Sulsel yakni PLTA Bakaru sangat dekat dengan lokasi kampung kami. Tapi, sejak PLTA Bakaru didirikan, Dusun Peppangan juga tidak pernah menikmati listrik," terangnya.

Dia menuturkan, masyarakat di Dusun Peppangan hanya mengandalkan listrik dari tenaga kincir air.

"Itupun tidak semua bisa dapat. Pagi-siang itu tidak ada listrik. Malam bisa nyala, tapi tidak semua rumah bisa dapat aliran," ungkapnya.

Sebelumnya Camat Lembang, Muh. Yusuf Nur  mengatakan memang Dusun Peppangan belum tersentuh listrik dari PLN.

"Rata-rata kampung yang tidak mendapatkan pasokan listrik dari PLN mengandalkan listrik dari tenaga kincir air yang mereka buat secara swadaya. Hanya saja, warga terkendala debit air turun saat musim kemarau," ungkapnya.

 

Laporan jurnalis Tribunpinrang.com, Nining Angreani

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved