32 Tahun Dusun Peppangan Pinrang Tanpa Listrik, Ini Jawaban PLN
Hal itu dikatakan Manager PT PLN (Persero) UP3 Pinrang Jimy Indra Baskara saat audiensi dengan Bupati Pinrang, Selasa (13/6/2023).
Penulis: Nining Angraeni | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - PT PLN telah merencanakan sambungan listrik untuk Dusun Peppangan, Desa Rajang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, sejak beberapa tahun lalu.
Hal itu dikatakan Manager PT PLN (Persero) UP3 Pinrang Jimy Indra Baskara saat audiensi dengan Bupati Pinrang, Selasa (13/6/2023).
Jimy mengatakan rencana Dusun Peppangan dialiri listrik ini menemui beberapa kendala.
"Kendalanya izin dari Kementerian Kehutanan RI untuk pembangunan beberapa tiang dan tower serta bangunan penunjang lainnya," katanya.
Dia menuturkan, pihaknya harus meminta izin ke Kementerian Kehutanan RI karena daerah Dusun Peppangan ini merupakan kawasan hutan lindung.
Kendati demikian, PT PLN terus mengupayakan agar Dusun Peppangan bisa segera dialiri listrik.
“Kami akan berupaya untuk menindaklanjuti keinginan dari masyarakat Peppangan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Pinrang Irwan Hamid mendorong pihak PLN untuk segera melakukan segala upaya untuk memberikan akses listrik bagi masyarakat Dusun Peppangan.
"Masyarakat Dusun Peppangan ini telah lama mendambakan sambungan listrik untuk menunjang aktivitas mereka. Terutama untuk penerangan pada malam hari,"sebutnya.
Hal ini, lanjutnya, diharapkan bisa segera terwujud dalam waktu dekat dan bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat di dusun tersebut.
“Kami selaku Pemerintah Daerah mendorong PLN untuk segera mewujudkan hal ini. Masyarakat di sana butuh akses terhadap sambungan lsitrik yang telah lama mereka dambakan,” imbuhnya.
Sebelumnya, ratusan mahasiswa tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Pattinjo (IPMP) Pinrang menggelar aksi unjuk rasa menuntut pengadaan listrik di Dusun Peppangan, Desa Rajang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (31/05/2023).
Massa membakar ban dan memblokade jalanan di Jalan Poros Pinrang-Parepare, tepatnya di depan Patung Lasinrang.
Setelah itu, massa bergeser ke DPRD Pinrang dan melanjutkan orasinya.
Jenderal Lapangan Andi Conet mengatakan ada 50 KK di Dusun Peppangan yang tidak menikmati aliran listrik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/TOWER-ERS-PLN.jpg)