Pemilu 2024
Pemilu 2024 Harus Terbuka, Ketua PAN Makassar: Masyarakat Mau Pilih Figur
Ketua DPD PAN Makassar Hamzah Hamid menilai Mahkamah Konstitusi (MK) harus mendengar suara rakyat.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Perbincangan sistem pemilihan tertutup terus bergulir di masyarakat.
Hal ini bermula dari bocorann Ahli Hukum Tata Negara Denny Indrayana.
Ia mengaku, mendapat informasi terkait gugatan UU No 7 tahun 2017 tentang Pemilu Sistem Proporsional Terbuka di Mahkamah konstitusi (MK).
Hingga kini, MK belum memutuskan hasil gugatan sistem pemilu.
Merespon hal tersebut, Ketua DPD PAN Makassar Hamzah Hamid menilai Mahkamah Konstitusi (MK) harus mendengar suara rakyat.
"MK punya mata nurani hati untuk kepentingan masyarakat bukan kelompok," kata Hamzah Hamid, Senin (12/6/2023)
Hamzah,menilai, sistem pemilu tertutup adalah kemunduran demokrasi.
Sebab, pemilu sejatinya harus memperlihatkan figur perwakilan rakyat.
"Kalau kita dengar pemilu tertutup sama dengan demokrasi kebablasan. Ini sama saja kembali ke orde baru," jelas Ketua DPD PAN Makassar.
"Masyarakat bukan mau milih gambar, tapi mau pilih figur," sambungnya.
Secara umum, Hamzah mengaku sudah mendapat instruksi dari Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan.
PAN diakui akan membuat gerakan jika MK menetapkan pemilu terutup.
"Sudah jelas, kalau ini diputuskan MK kita akan lakukan gerakan moral. Reformasi muncul karena adanya penyanderaan terhadap demokrasi," lanjutnya.
MK menurutnya harus mendengar suara profesional.
Hal ini merujuk pada pendapat anggota dewan hingga partai politik.
Ingat Yusran Tajuddin Ketua KPU Bone Terseret Kasus Markup Suara Caleg Sulsel? Segera Disidang DKPP |
![]() |
---|
Daftar 9 Caleg Terpilih Mundur Jadi Anggota DPRD Sulsel Demi Maju Pilkada, Siapa Calon Penggantinya? |
![]() |
---|
Ketua Bawaslu Mardiana Rusli: Tidak Ada Larangan Penyelenggara Pemilu Bicara ke Media |
![]() |
---|
Sosok Legislator PKS Nur Huda Waskitha Naik Motor Butut saat Pelantikan tapi Ternyata Jutawan |
![]() |
---|
8 Caleg Terpilih DPRD Sinjai Terancam Tak Dilantik, Dominasi Jagoan Nasdem-Golkar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.