Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Gangster Ditangkap

Peran 4 Gangster Pembegal Pemudik di Jl Barawaja Makassar

Peran empat kawanan gangster ditangkap usai membegal pemudik di Jl Barawaja, Kecamatan Tallo, Makassar, diungkap polisi.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
MUSLIMIN/TRIBUN TIMUR
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib saat merilis empat Gangster yang keroyok dan diduga begal Pemudik diamankan di Mapolrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Rabu (26/4/2023) sore. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Peran empat kawanan gangster ditangkap usai membegal pemudik di Jl Barawaja, Kecamatan Tallo, Makassar, diungkap polisi.

Mereka mempunyai peran berbeda saat melancarkan aksi begal ataupun pengeroyokan terhadap dua pemudik inisial NZ (16) dan Mulyadi (26), pada Sabtu (22/4/2023).

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib merilis langsung penangkapan empat pelaku itu di kantornya, Rabu (26/4/2023) sore.

"Peran masing-masing, ada yang mengancam dengan busur, yang resedivis itu," kata Kombes Pol Mokhamad Ngajib.

"Masing-masing ikut melakukan penganiayaan. Ada yang melempar, memberi kesempatan, ini semua saling membantu secara bersama-sama," sambungnya.

Identitas Pelaku

Keempat pelaku ialah AA alias Tejo (35) warga Jl Sinassara, MS alias Pute  (26) warga Jl Pettarani 2, MR alias Reski (22) warga Jl Angkasa 2 dan AR alias Ardi (22) warga Jl Batua Raya.

"Jadi ini, hasil pengembangan penganiayaan yang terjadi pada 23 April 2023," kata Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib saat merilis para tersangka di kantornya, Rabu (26/4/2023) sore.

Tersangka pertama ditangkap lanjut Mokhamad Ngajib, adalah AM alias Axel (24)

"Tersangka pertama inisial AM sebagaimana sudah dirilis kemarin, kemudian sampai tadi pagi kita mengembangkan pelaku dan dilakukan penangkapan," ujarnya.

Tejo Ditembak 

Satu dari ke empatnya terpaksa dilumpuhkan polisi dengan timah panas.

Ia ditembak di bagian betis kanan lantaran dianggap melawan dan coba melarikan diri.

"Inisial AA, dan pada saat dilakukan penangkapan yang bersangkutan juga melakukan perlawanan, mencoba untuk melarikan diri akhirnya kita lakukan tindakan tegas terukur," jelasnya. 

AA alias Tejo ditangkap saat bersembunyi di Kabupaten Maros.

Sementara tiga lainnya, kata Ngajib, tidak dilumpuhkan lantaran kooperatif saat ditangkap.

"Karena ini saat dilakukan penangkapan juga mereka mengikuti apa yang menjadi arahan, proses, sehingga kita lakukan seperti biasa," jelasnya. (*)

 


 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved