FKIP Unismuh Akan Undang Eric Jones Profesor Asal Amerika Pembicara Seminar Internasional
Erwin Akib akan mengundang Direktur Eksekutif Global Initiatives Nothern Illinois University USA Prof Eric Jones jadi pembicara seminar internasional
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar (FKIP Unismuh) di bawah kepemimpinan Erwin Akib terus memperluas jaringan kerja sama hingga level internasional.
Dalam waktu dekat, Erwin Akib berencana mengundang Konsulat Amerika dan juga Direktur Eksekutif Global Initiatives Nothern Illinois University USA, Prof Eric Jones, jadi pembicara seminar internasional.
“Ini menindaklanjuti hasil pembicaraan kami sebelumnya dengan beliau terkait kerjasama dalam konteks tridharma Perguruan tinggi. Insyaa Allah jika tidak ada halangan kami akan buat kegiatan secara bersama dengan beliau dalam bentuk international seminar,” kata Erwin Akib Senin (27/2/2023).
Jika tidak ada aral melintang, Prof Eric Jones akan didaulat sebagai keynote speaker dalam seminar internasional tersebut.
“Tentu ini akan membuka ruang yang lebih luas lagi bagi kami di FKIP untuk pengembangan Fakultas dan Prodi dalam konteks internasionalisasi,” ujar Erwin Akib.
Sebelumnya FKIP Unismuh Makassar telah menjajaki kerja sama dengan Konsulat Amerika dan juga Direktur Eksekutif Global Initiatives Nothern Illinois University USA, Prof Eric Jones.
Penjajakan kerja sama itu ditandai dengan kunjungan Konsulat Amerika dan juga Direktur Eksekutif Global Initiatives Nothern Illinois University USA Prof Eric Jones di Kampus Unismuh Makassar Jalan Sultan Alauddin Kota Makassar, Kamis (19/1/2023) dan Jumat (20/1/2023) siang.
Kunjungan itu dalam rangka pengembangan kerja sama dalam bidang pendidikan.
Dekan FKIP Unismuh Makassar Erwin Akib hadir menerima dua kunjungan itu.
Di bawah kepemimpinan Erwin Akib, FKIP Unismuh Makassar tercatat empat kali meraih predikat akreditasi unggul secara berturut-turut di tahun 2022.
FKIP pun semakin diminati untuk penjajakan kerja sama yang luas. Tercatat mengawali tahun 2023, telah menerima 2 kunjungan internasional untuk pengembangan Kerjasama dalam bidang Pendidikan.
Hari pertama Kamis 19 Januari 2023, Dekan FKIP Erwin Akib menerima kunjungan dari Konsulat Amerika Clint Shoemake.
Didamping oleh perwakilan Konsulat Jenderal Amerika di Surabaya dalam bidang political and economic membahas pengembangan SDM dan pengembangan Pendidikan khususnya di FKIP Unismuh Makassar.
Selain itu, kedua pihak bersepakat untuk melanjutkan hubungan internasional dengan melakukan tanda tangan nota Kerjasama dalam waktu dekat.
“Kunjungan ini merupakan spirit baru mengawali awal tahun untuk tetap berkarya dan mengembangkan Pendidikan sesuai dengan era saat ini,” kata Erwin Akib.
Sehari berselang, tepatnya, Jumat 20 Januari 2023, Erwin Akib Kembali menerima kunjungan internasional dari Direktur Eksekutif Global Initiatives Nothern Illinois University USA untuk pengembangan Kerjasama dalam Bidang Pendidikan.
Direktur Eksekutif Global Initiatives NIU USA, Prof Eric Jones menuturkan untuk segera akan Kembali melakukan MoU dengan FKIP.
Erwin Akib menyambut baik hal ini. Ia mengagendakan kembali pertemuan bersama kedua pihak tersebut untuk menindaklanjuti pertemuan melalui tanda tangan kerja sama resmi.
8 Prodi FKIP Unismuh Raih Akreditasi Unggul dan A
Unismuh Makassar berhasil mencetak quattrick, atau berhasil membuat empat prodinya mencapai akreditasi Unggul dalam tempo sebulan.
Terbaru, Prodi Pendidikan Seni Rupa meraih akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).
Capaian itu menyusul tiga prodi sebelumnya, yakni Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, serta Pendidikan Bahasa Inggris.
Dengan pencapaian itu, FKIP telah menyumbang 8 dari 18 prodi yang telah meraih akreditasi Unggul atau A di Unismuh Makassar.
Dekan FKIP Unismuh Erwin Akib PhD mengungkapkan beberapa strategi keunggulan yang telah dicapai fakultas yang dipimpinnya.
Dalam setiap pertemuan fakultas, baik formal maupun informal, Erwin selalu menekankan pentingnya membangun budaya berpikir dan bertindak unggul.
“Berpikir dan bertindak unggul harus terpatri dalam sanubari para pejuang di prodi. Cara pandang ini saya tekankan kepada semua prodi, tanpa kecuali,” kata Erwin.
Ia menyebut contoh Prodi Pendidikan Seni Rupa Unismuh.
“Pada saat kita mulai mengisi instrumen akreditasi, bahkan teman-teman di Prodi Seni Rupa hanya menargetkan akreditasi Baik Sekali. Disitulah tugas saya sebagai pemimpin, meyakinkan mereka, bahwa kita punya potensi untuk Unggul,” ujar alumni S3 Universitas Teknologi Malaysia ini.
Menurut Erwin, yang juga merupakan salah satu asesor LAMDIK, kadang banyak praktik keunggulan yang telah diterapkan suatu prodi, namun mereka tidak menyadari, bahwa praktik itu merupakan bentuk keunggulan.
“Teman-teman di Pendidikan Seni Rupa telah bertindak unggul, namun mereka belum menyadarinya. Jadi, saya mengajak tim, mulai menuliskan best practice yang telah mereka terapkan,” beber Erwin.
Erwin mengungkapkan, untuk bertindak unggul, Pimpinan prodi memastikan agar pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dijalankan oleh setiap dosen.
“Semua aktivitas pengajaran, mulai dari daftar hadir, bahan ajar, perangkat pembelajaran, hingga proses monev, harus terekam dengan baik. Mungkin selama ini kita punya banyak inovasi pembelajaran, namun semua itu tidak kita dokumentasikan dengan baik. Padahal itu semua menentukan penilaian dalam proses akreditasi,” lanjut Erwin.
Ia menambahkan, demikian pula pencatatan hasil penelitian dan pengabdian masyarakat.
Menurutnya, sudah menjadi kewajiban dosen melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat.
Laporannya wajib dilaporkan tiap semester melalui laporan BKD.
“Nah, tugas pimpinan prodi, meminta bukti fisik pelaporan para dosen tersebut. Kalau itu semua dilakukan secara tekun dan disiplin, sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan dalam menghadapi proses akreditasi,” ungkap Erwin.
Erwin menyebut, pemahaman tentang data yang perlu diinput tersebut sebagai ‘what to write’, atau terkait dengan informasi data yang harus diisikan dalam borang akreditasi.
Selanjutnya, kata Erwin, hal penting yang perlu dipahami bagi prodi yang akan mengikuti akreditasi adalah ‘how to write’.
“Bagaimana informasi tersebut diisikan. Hal itu tidak lepas dari tingkat pemahaman teman-teman terkait dengan kebijakan di tingkat perguruan tinggi. Tentu yang paling utama adalah mengikuti template yang sudah dibuat oleh LAMDIK.
“Kalau kita mengikuti itu, apalagi kita sudah punya data dukungnya. Itu lebih memudahkan untuk mengisi,” pungkas Erwin.
Kesuksesan Prodi Pendidikan Seni Rupa Unismuh meraih akreditasi Unggul, menurut nakhoda FKIP Unismuh ini, dapat meningkatkan adrenalin prodi lainnya, khususnya yang ada di FKIP Unismuh untuk meneguhkan keyakinan, bahwa akreditas Unggul bisa dicapai.
“Alhamdulillah, inilah sumbangsih kecil kami, dalam memajukan Indonesia, dan mencerahkan semesta, sebagaimana tema besar Muktamar 48 Muhammadiyah,” kunci Erwin.
Honda DBL Roadshow Ajang Kreativitas Pelajar Jelang DBL 2025 South Sulawesi Series |
![]() |
---|
Suporter Padati Latihan PSM Makassar di Kalegowa, Beri Dukungan dan Tavares Ngaku Sangat Butuh |
![]() |
---|
Cahaya Bone Beri Diskon 10 Persen, Salah Satunya Rute Palu-Makassar |
![]() |
---|
Megaproyek Bendungan Jenelata Tersendat, Konflik Lahan 20,9 hektar Jadi Penghambat |
![]() |
---|
Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham: Regulasi Harmonis Ciptakan Iklim Investasi Kondusif |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.