Petugas Pantarlih Makassar Terobos Banjir hingga Ditolak Warga Perumahan Elit saat Coklit
Mereka bertugas sejak 12 Februari lalu, dan berlangsung hingga 14 Maret 2023 mendatang.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Petugas pemutakhiran daftar pemilih (pantarlih) KPU Makassar mulai menjalankan tugas untuk melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit).
Mereka bertugas sejak 12 Februari lalu, dan berlangsung hingga 14 Maret 2023 mendatang.
Sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) nomor 7 tahun 2022, coklit dilakukan dengan cara mendatangi rumah warga secara langsung.
Sebagaimana diketahui Makassar diguyur hujan sejak Senin (13/2/2023), sejumlah titik pun mengalami banjir.
Namun kondisi cuaca ekstrem yang melanda Makassar belakangan ini tak menyurutkan niat para Pantarlih untuk mendatangi satu per satu rumah warga.
Mereka rela menerobos banjir untuk menjalankan tugasnya sebagai bagian dari penyelenggara pemilu.
"Pantarlih KPU Makassar mulai bekerja, dan di beberapa lokasi banjir pantarlih terpaksa harus menerobos banjir tersebut," ucap Komisioner KPU Makassar Endang Sari, Kamis (16/2/202).
Selain cuaca ektrem, kendala lainnya yang dihadapi Pantarlih ialah sempat ditolak di beberapa perumahan elit.
"Ada beberapa perumahan yg berkarakteristik khusus dan elit yang menolak petugas pantarlih," ungkapnya.
"Tapi kondisi tersebut sudah kami komunikasikan dengan pemerintah setempat begitu mendapat laporan," sambungnya.
Endang berharap, warga Makassar bisa proaktif saat didatangi oleh Pantarlih.
Juga bersedia menyiapkan dokumen kependudukannya, seperti KTP elektronik dan kartu keluarga (KK).
"Semoga proses pemuktahiran data pemilih ini bisa berjalan lancar sehingga kita bisa menghasilkan data pemilih yang akurat," harapnya.
Diketahui, KPU Sulsel telah merekrut 3.998 Pantarlih.
Mereka bertugas untuk membantu KPU Kabupaten/Kota, PPK, dan PPS dalam melakukan penyusunan daftar pemilih dan pemutakhiran data pemilih.
Anggota Satpol PP, Syaiful, Sarina 3 Nama Korban Tewas Akibat Gedung DPRD Makassar Terbakar |
![]() |
---|
Sosok 3 Korban Tewas dalam Kebakaran DPRD Makassar, Fotografer, Staf PDIP dan Kasi Kesra Ujung Tanah |
![]() |
---|
30 Agustus Dini Hari di Makassar, Gubernur Sulsel Peluk Demonstran dan Serukan Damai |
![]() |
---|
Gubernur Sulsel Temui Massa, Andi Sudirman: Mari Rawat Kedamaian Sulsel |
![]() |
---|
30 Agustus 2025, Selamat Tinggal Gedung DPRD Sulsel dan DPRD Makassar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.