Unismuh
Profil Muhlis Madani, Raih Guru Besar di Unismuh Lewat Penelitian Green Budgeting
Prof Muhlis Madani membawakan pidato pengukuhan berjudul 'Eco Based Budgeting Policy : Diskursus Ilmu Pengetahuan dan Kebijakan di Indonesia'.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mengukuhkan guru besar bidang Ilmu Administrasi Publik di Balai Muktamar Unismuh, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Senin (6/2/2023).
Kali ini, H Muhlis Madani menjadi Guru Besar di Unismuh.
Prof Muhlis Madani membawakan pidato pengukuhan berjudul "Eco Based Budgeting Policy : Diskursus Ilmu Pengetahuan dan Kebijakan di Indonesia".
Ia menjelaskan pembangunan menjanjikan perbaikan dan penyelesaian persoalan-persoalan kehidupan manusia.
Namun di sisi yang lain, pembangunan hadir dengan berbagai ancaman dan persoalan-persoalan baru bagi kehidupan manusia.
"Pembangunan dan sederet persoalan yang dihadirkan, telah mengkonfigurasi ulang kondisi ekologis, terlebih lagi dalam konteks relasi manusia alam. Alam ditempatkan pada posisi tidak setara dengan kepentingan manusia," tegas Prof Muhlis.
Menurutnya, salah satu instrumen penting dalam penanganan turunnya kualitas ekologis akibat aktivitas manusia adalah anggaran berbasis lingkungan hidup (ABLH) atau green budgeting.
“Secara praktis, green budgeting menekankan kepada aktor-aktor politik pemerintahan untuk menganggarkan beberapa persen dana anggaran pendapatan dan belanja pada kegiatan-kegiatan perlindungan dan pemeliharaan lingkuhan hidup, dan juga pada program-program pembangunan yang berwawasan lingkungan hidup,” tegas Prof Muhlis.
Profil Prof Muhlis Madani
Prof Muhlis Madani lahir di Parepare, 18 Mei 1963 silam.
Meski lahir di Kota Habibie-Ainun, Prof Muhlis menyelesaikan bangku sekolah dasar di Rappang, Kabupaten Sidrap tahun 1975.
Setelahnya, ia pulang kampung ke Kota Parepare.
Prof Muhlis menyelesaikan pendidikan SMP tahun 1979, dan dilanjutkan bangku SMA tahun 1982.
Memasuki jenjang perguruan tinggi, Prof Muhlis merantau ke Ibukota Makassar.
Pendidikan S1 diselesaikan di Jurusan Ilmu Administrasi Negara FISIP Universitas Hasanuddin Makassar pada 1987.
Setelahnya, ia kembali melanjutkan S2 di Jurusan Administrasi Pembangunan Universitas Hasanuddin dan lulus tahun 1997.
Baca juga: Unismuh Makassar kembali Lahirkan Doktor Baru Mawardi Pewangi
Baca juga: Dekan FKIP Unismuh Jajaki Kerja Sama Internasional dengan Perwakilan Amerika Serikat
Terakhir, Prof Muhlis meraih gelar doktor dari Prodi S3 Administrasi Publik Universitas Negeri Makassar tahun 2010.
Sejak 1989, Prof Muhlis terangkat sebagai dosen PNS di Kopertis Wilayah IX, dan mengabdi di Unismuh Makassar.
Di Unismuh, Prof Muhlis pernah mengemban beberapa jabatan.
Ia pernah menjabat sebagai Pembantu Dekan 1 FISIP Unismuh pada tahun 1993. .
Setelah menjadi Pembantu Dekan, ia pernah menjadi dekan FISIP Unismuh sejak 2005 hingga 2017.
Jabatan terakhir yang selesai diembannya sebelum ditetapkan menjadi guru besar adalah Asisten Direktur II Program Pascasarjana Unismuh Makassar (2017-2022).(*)
Muhlis Madani
Unismuh
Makassar
guru besar
Ilmu Administrasi Publik
Tribun Timur
Tribun-Timur.com
Universitas Muhammadiyah
Pegadaian Dukung Program RPL FEB Unismuh Makassar Lewat Magang-Sponsorship |
![]() |
---|
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unismuh Makassar Kukuhkan 50 Sarjana Akuntansi |
![]() |
---|
Dosen Unismuh Pimpin Upacara Bendera di MA Syekh Yusuf, Ajak Siswa Manfaatkan Bonus Demografi |
![]() |
---|
Selamat! Prodi S3 Pendidikan Unismuh Makassar Raih Akreditasi Baik Sekali |
![]() |
---|
Tim PKM Unismuh Makassar Perkuat Literasi Digital Pesantren Darul Fallaah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.