Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Calon Rektor Unhas

Prof Iqbal Djawad Daftar Calon Rektor Unhas Tanpa Pendamping

Prof Iqbal Djawad resmi mendaftar calon rektor Unhas tanpa pendamping. Ia datang sendiri sebagai bentuk penghormatan pada tradisi akademik.

Tayang:
Penulis: Rudi Salam | Editor: Sukmawati Ibrahim
Rudi Salam/Tribun Timur
CALON REKTOR UNHAS - Prof Muhammad Iqbal Djawad mendaftar sebagai bakal calon rektor Universitas Hasanuddin di lantai 4 Gedung Rektorat Unhas, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Kamis (28/8/2025). Guru besar bidang Fisiologi Lingkungan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas itu datang tanpa pendamping. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Prof Muhammad Iqbal Djawad resmi mendaftar sebagai bakal calon Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026–2030, Kamis (28/8/2025).

Pendaftaran berlangsung di Sekretariat Panitia Pemilihan Rektor (PPR), lantai 4 Gedung Rektorat Unhas, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.

Guru besar Fisiologi Lingkungan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas itu datang seorang diri tanpa pendamping.

Ia mengenakan setelan jas merah, almamater khas Unhas.

Kehadirannya disambut Ketua PPR Unhas, Prof Hasanuddin Tahir, bersama panitia lainnya.

“Gagah perkasa dan berani tanpa pengawal. Ini luar biasa. Terima kasih atas kedatangannya memenuhi undangan sebagai bakal calon rektor Unhas 2026–2030,” kata Prof Hasanuddin.

Baca juga: Daftar Pertama Calon Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa: Barusan Dumba-dumba dan Mau 2 Periode

Panitia kemudian memeriksa 13 berkas pendaftarannya.

Hasilnya, Prof Iqbal dinyatakan memenuhi syarat.

Prof Iqbal mengaku bersyukur mendapat kesempatan mendaftar.

“Kami diberi kesempatan mendaftar. Ada 391 orang yang diundang panitia. Ini menunjukkan keterbukaan luar biasa,” ucapnya.

Baca juga: Kenakan Passapu dan Gandeng 10 Model Berkaus Kampanye, Marhaen Hardjo Daftar Calon Rektor Unhas

Mantan Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) di KBRI Tokyo itu menyebut kehadirannya adalah bagian dari penghormatan terhadap tradisi akademik.

“Sejak awal saya ditanya soal pendamping. Ini tradisi akademik. Jadi saya hadir secara mandiri dan terbuka, bukan karena saya hebat. Saya ingin melihat bagaimana budaya akademik bisa dijalankan,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan komitmen membawa Unhas menjadi unggul, mandiri, dan mendunia. (*)

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved