Waspada, Begini Modus Penculikan Anak di Jeneponto

Korban percobaan penculikan anak salah satu siswi Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) rupanya diiming-imingi permen.

Agung Putra Pratama/TribunJeneponto.com
Kolase foto mobil terduga pelaku percobaan penculikan anak dan korban inisial AS (7) merupakan siswi kelas 1 SD 7 Tarowang, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) Kamis (19/1/2023). 

JENEPONTO, TRIBUN-TIMUR.COM - Para orang tua mesti berhati-hati. Ini modus penculikan anak di Kabupaten Jeneponto.

Korban percobaan penculikan anak salah satu siswi Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) rupanya diiming-imingi permen.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.30 wita di Dusun Kampung Beru, Desa Pao, Kecamatan Tarowang, Jeneponto, saat korban pulang sekolah.

Siswi yang masih duduk di bangku kelas 1 SD 7 Tarowang tersebut adalah AS (7) warga dusun setempat.

Kanit Reskrim Polsek Batang Aiptu Hamka saat ditemui di Kantornya menjelaskan kronologi kejadian itu.

"Pada saat itu, anak bersama dua orang temannya pulang dari sekolah, kemudian dipanggil oleh seseorang yang tak dikenal dengan di iming-imingi uang dan permen," kata Aiptu Hamka kepada Tribun-timur.com.

Merasa takut dengan orang yang baru dilihatnya, AS pun menolak dan melarikan diri sambil menangis.

Ia pun ditanya oleh Ibunya perihal dirinya menangis saat tiba di Rumah

"Saat itu korban pulang ke rumahnya sambil menangis, disitulah ditanya sama ibunya bahwa kenapa sampai menangis," ungkapnya. 

Kata Aiptu Hamka, terduga pelaku menggunakan mobil minibus grand max warna merah.

Jumlahnya pun diketahui lebih dari 2 orang.

"Yang jelasnya pak jumlah orang atau penumpang yang ada dalam mobil itu melebihi dari dua orang, di dalam mobil," pungkasnya. 

Laporan Kontributor Tribun-Timur.com, Muh Agung Putra Pratama 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved