Sempat Ditandu 7 Km, Ibu Hamil di Desa Kariango Pinrang Meninggal Bersama Bayinya
Hal itu dikatakan Kepala Desa Kariango, Muhammad Jafar kepada Tribun Timur, Minggu (8/1/2023).
Penulis: Nining Angraeni | Editor: Saldy Irawan
Syamsiar mengatakan warga, Kepala Dusun Buttu Batu, Kepala Desa Kariango, pihak Puskesmas, dan pihak RSUD Lasinrang sudah melakukan yang terbaik untuk menyelamatkan Asmia dan bayinya.
"Kami semua sudah berusaha untuk menyelamatkan almarhumah dan bayinya. Tapi, takdir berkata lain. Semoga tidak ada lagi kejadian seperti ini," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, Seorang ibu hamil bernama Asmia (33), warga Dusun Buttu Batu, Desa Kariango, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, terpaksa ditandu menggunakan kain sarung untuk menuju ke puskesmas karena hendak melahirkan, Jumat (6/1/2023) pagi
Asmia terpaksa ditandu karena akses jalan di Dusun Buttu Batu tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.
Terlebih lagi, jalanan di sana rusak dan terjal karena berada di daerah pengunungan.
Diketahui, Dusun Buttu Batu, Desa Kariango, Kecamatan Lembang, termasuk lokasi yang terpencil.
Pasalnya, akses jalanan dan fasilitas kesehatan belum ada di sana.
Video yang memperlihatkan Asmia ditandu warga itu, tersebar di aplikasi whatsapp.
Tampak warga Dusun Buttu Batu harus berjibaku menggotong Asmia dengan berbekal bambu dan kain sarung.
Warga ramai-ramai menggotong Asmia menuju Desa Bakaru.
Pasalnya, kendaraan roda empat baru bisa di akses di Desa Bakaru.
Warga yang menandu Asmia harus menempuh jalur menurun dan mendaki sepanjang 7 kilometer untuk sampai ke Desa Bakaru atau memakan waktu tiga jam.
Sesampainya di Desa Bakaru, mobil kesehatan Desa Kariango, Kecamatan Lembang, sudah disediakan oleh Kepala Desa Kariango.
Asmia kemudian langsung dibawa menggunakan mobil kesehatan ke Puskesmas Salimbongan.
Jarak Desa Bakaru ke Puskesmas Salimbongan memakan waktu 1 jam.
Harga Beras di Pinrang Turun Drastis, dari Rp17 Ribu Jadi Rp14 Ribu Per Kilogram |
![]() |
---|
Aktivis Pinrang Sorot Kenaikan Pajak 44 Persen, Dinilai Kebijakan Arogan |
![]() |
---|
Empat Daerah Tetap Naikkan PBB, DPRD Pinrang: Jangan Diributkan |
![]() |
---|
Kadis Kesehatan Takalar Minta Maaf karena Pasien Hamil Meninggal dan Akan Benahi Pelayanan |
![]() |
---|
Ibu Hamil di Takalar Meninggal Diduga Lambat Dapat Penanganan di Puskesmas Sanrobone |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.